488 Polisi Dikerahkan, Perhatikan Rekayasa Lalin May Day

0
218

Jakarta – Hari buruh pada 1 Mei 2017 merupakan momentum kebangkitan buruh, dalam kreasi hak hak buruh yang selama ini dikl belum bisa di klaim belum dipenuhi oleh Pemerintah.

Rencananya dalam memeperingati May Day, sejumlah buruh akan menggelar aksi damai yang bertepatan pada hari libur nasional itu. Aksi yang biasanya menyampaiakan pendapat kepada Pemerintah dan berujung pada anarkis diyakini akan berjalan damai dengan menggelar pagelaran budaya nusantara.

Untuk mengantisipasi massa dalam jumlah besar turun ke jalan, pihak keamanan dalam hal ini Polri telah menyiapkan 488 personil guna mengantisipasi gangguan keamanan.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengerahkan 488 personel untuk pengamanan arus lalu lintas Hari Buruh Internasional. Polisi juga menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas.

Pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk menciptakan keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas. Hal itu seperti disampaiakan Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto dalam keterangannya, Sabtu (29/4/17).

Pengaturan akan dimulai dari kedatangan para buruh dari wilayah Bekasi, Karawang, Bogor, Sukabumi, Tangerang dan Banten. Untuk itu kantong-kantong parkir juga akan disiapkan.

Untuk massa yang datang dari Bekasi akan melintas melalui jalan tol arah Cempaka Putih-Letjen Suprapto-Senen-Pejambon dan lokasi unjuk rasa. Sementara massa dari arah Tangerang/Banteng akan melintas melalui Tomang-Jl Biak-Harmoni-Juanda-Pasar Baru-Lapangan Banteng.

Selanjutnya, massa yang datang dari Bogor, Sukabumi diarahkan Tegal Parang-Kuningan- Rasuna Said-Menteng-Tugu Tani-Merdeka Timur-obye.

Menurut Budiyanto, pengaturan dan rekayasa lalin akan diberlakukan pada akses-akses yang menuju obyek-obyek yang akan menjadi titik penyampaian pendapat dimuka umum. (rm)