Ajaran Terorisme Susupi Lembaga Pendidikan dan Pemerintahan

Ajaran Terorisme Susupi Lembaga Pendidikan dan Pemerintahan
Ajaran Terorisme Susupi Lembaga Pendidikan dan Pemerintahan
232 Pemirsa

Penyebaran terorisme telah menyusupi melalui berbagai sarana. Bahkan, terorisme sudah menyusupi lembaga pendidikan hingga tersisip dalam materi pengajaran kepada siswa mulai dari tingkat terendah.

Kepala Satuan Tugas Wilayah DKI Jakarta Densus 88, Komisaris Wisnu Guntur mengatakan, lembaga pendidikan menjadi salah satu peluang teroris berkembang biak, selain melalui media sosial.

“Di lembaga pendidikan, anak-anak kita yang jadi sasaran. Kalau dari kecil sudah terpapar, tentu akan sulit. Peran orang tua sangat penting,” ungkapnya usai kegiatan sosialisasi pencegahan radikalisme yang digelar Kepolisian Resor Metro Bekasi di Gedung Swatantra Wibawamukti, Cikarang Pusat, Jumat (18/10/2019).

“Jaringan mereka bergerak, berkembang biak. Kalau tidak ditanggulangi, bagaimana negara kita,” tambah dia.

Selain itu, penyebaran via media sosial pun dinilai sangat deras. Pada penangkapan yang dilakukan beberapa waktu terakhir, para terduga teroris ini terpapar melalui ajaran di media sosial. Ajaran yang disebar oleh para teroris ini kemudian diserap hingga akhirnya mampu menggerakkan jaringan di bawahnya untuk melakukan amaliyah.

“Kelompok jaringan ini dari medsos. Yang terakhir kami tangkap itu karena ajakan dari medsos. Mereka terpapar ajaran, walaupun mereka belum pernah ketemu. Al Bagdadi (pimpinan ISIS), memang mereka pernah bertemu? Tidak pernah. Tapi sebarannya mampu menggerakkan,” ujarnya.

Disamping itu, ideologi dan paham radikal tidak hanya meracuni pelajar dan kalangan kampus, namun juga sudah menyebar di kalangan tertentu di sejumlah BUMN dan birokrasi instansi Pemerintah. Hal ini perlu menjadi perhatian dan kewaspadaan bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here