Akun Facebook ‘Halaman Jokowi dan Barisan Oposisi’ Lecehkan Foto Jokowi

190 Pemirsa

Bidikdata – Penggunaan media sosial harus harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan tidak memposting tulisan ataupun gambar-gambar yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Perkembangan teknologi harus diiringi pula dengan kemajuan pola pikir, bukan sebaliknya.

Menjadi satu masalah jika media sosial dijadikan sebagai alat untuk menebar kebencian, yang didalamnya mengandung unsur etnis, agama, atau hal lainnya.

Lagi-lagi pelecehan terhadap Kepala Negara kembali terulang. Akun Facebook Halaman Jokowi dan Barisan Oposisi, baru-abru ini menyebarkan foto Presiden Joko Widodo dengan tidak pantas. Perbuatan tersebut telah merusak citra Presiden Joko Widodo dengan mengedit dan bukan foto sebenarnya.

Dalam foto aslinya, dimana Jokowi tengah asyik menikmati makan sate dengan beberapa orang dalam satu meja.

Namun gambar itu diubah melalui proses editing yang cukup kasar, dengan meletakkan Jokowi yang sedang makan sate tadi di posisi menghadap sebuah babi guling.

Editan foto tersebut lantas mendapat ragam komentar, diantaranya:

Bang Nino Manganti “Lapor kan saja berita hoax ini biar yg pihak berwajib yg mengurusnya.”

Wahyu Priambodo “Naah ketahuan dech..FOTO EDITAN alias HOAX..penjarakan yg buat postingan ini.”

Perbuatan pelaku harus ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian agar menjadi perhatian masyarakat bahwa tindakan bersangkutan jelas telah menyalahi aturan UU ITE.

Pelaku yang memposting gambar tersebut telah menggiring opini masyarakat mengenai sentimen SARA yang dikaitkan dengan atribut politik tertentu.

Akun HALAMAN JOKOWI DAN BARISAN OPOSISI, merupakan akun yang kerap memposting konten negatif yang memecah belah bangsa, dan mengekspoitasi isu SARA serta mendiskreditkan pemerintah.

Untuk itu diharapkan aparat hukum segera merespon dan menindak admin dari grup tersebut beserta para anggotanya karena telah mengakselerasi ujaran kebencian dan melakukan pelanggaran terhadap UU ITE yang mengancam ketahanan nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here