Pemerintah Jokowi-JK Telah Menginvestasikan Rp 4.197 Triliun Untuk Proyek Strategis Nasional

235 Pemirsa

Menandai tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo Dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK), pemerintah melalui Menteri Perekonomian Darmin Nasution mengumumkan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah dikerjakan, sedang disiapkan dan dalam proses pembangunan.

Per Juli 2017 pemerintah menyelesaikan 5 proyek strategis nasional, Ratusan proyek lainnya sedang dalam tahap konstruksi, proses pengadaan, dan masih dalam tahap persiapan. Jumlahnya ada 245 proyek dan 2 program PSN dengan nilai investasi Rp 4.197 triliun.

“Proyek strategis nasional ada yang sedang disiapkan, dibangun, dan sudah selesai. Pembangunannya menyebar ke seluruh wilayah,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Sebanyak 245 proyek dan 2 program PSN berdasarkan evaluasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang diubah dengan Perpres 58 Tahun 2017.

Dari proyek-proyek tersebut, tercatat 13 proyek senilai Rp444 triliun berada di Maluku dan Papua, 27 proyek (Rp155 triliun) di Sulawesi, dan 15 proyek (Rp11 triliun) di Bali dan Nusa Tenggara.

Proyek yang paling banyak berada di Jawa dengan total 93 proyek dengan estimasi nilai Rp1.065 triliun disusul pembangunan di Sumatera dengan 66 proyek (Rp884 triliun).

proyek strategis nasional berdasarkan wilayah

Menurut data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), pencapaian PSN pada kuartal II-2017 antara lain Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Hub Internasional Kuala Tanjung, kereta ringan (light rail transit/LRT) Jabodebek, bandara internasional Daerah Istimewa Yogyakarta, Kilang Minyak Bontang, dan Jalan Tol Serang-Panimbang.

Proyek-proyek tersebut terdiri dari pembangunan 74 proyek jalan, pembangunan jaringan kereta 23 proyek, pelabuhan 10 proyek, bandara 8 proyek, kawasan ekonomi khusus 30 proyek, perumahan 3 proyek, pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) 3 proyek, air bersih dan sanitasi 10 proyek, bendungan 54 proyek, irigasi 7 proyek.

Adapula proyek teknologi 4 proyek, smelter 6 proyek, energi 12 proyek, pertanian atau kelautan 1 proyek. Sementara 2 program PSN, yakni 1 program kelistrikan 35 ribu Megawatt (MW) dan 1 program pengembangan industri pesawat terbang.

“Estimasi nilai investasinya Rp 4.197 triliun,” ujar Darmin.

Darmin lebih jauh menyebut, penyebaran proyek strategis nasional meliputi Sumatera dengan 64 proyek senilai Rp 884 triliun, Jawa dengan investasi sebesar Rp 1.065 triliun untuk 93 proyek. Sebanyak 2 program dan 12 proyek senilai Rp 1.320 triliun.

Kalimantan sebanyak 24 proyek dengan nilai investasi Rp 564 triliun, ada 27 proyek di Sulawesi senilai Rp 155 triliun, Bali dan Nusa Tenggara senilai Rp 11 triliun untuk 15 proyek, serta Maluku dan Papua sebanyak 13 proyek senilai Rp 444 triliun.

Adapun dari 245 proyek dan 2 program PSN, realisasinya per Juli 2017, yakni proyek yang sudah selesai ada 5 proyek (5 persen), sedang dalam tahap konstruksi 130 proyek (63 persen), proses pengadaan 12 proyek (5 persen), dan dalam tahap persiapan 100 proyek (40 persen).

infrastruktur
Komentar (0)
Add Comment