APMS Penuhi Harga Premium dan Solar Terjangkau Warga Perbatasan

APMS Penuhi Harga Premium dan Solar Terjangkau Warga Perbatasan
71 Pemirsa

Setelah 71 tahun Indonesia merdeka, akhirnya penduduk Krayan, Tarakan, Kalimatan Utara (Kaltara) dapat menikmati bahan bakar minyak (BBM) secara legal dengaan harga terjangkau menyusul hadirnya Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) CV Prima Energi. Sebelumnya, kebutuhan BBM untuk Krayan diperoleh dari Serawak, Malaysia dengan harga tinggi.

Saat Kementrian ESDM di komandoi Sudirman Said ikut meninjau langsung proses pengiriman BBM dari Bandara Juwata, Tarakan yang akan dikirim ke Krayan, Kalimatan Utara. BBM tersebut diangkut menggunakan Pesawat Air Tractor (AT802) menuju Bandara Yuvei Semaring, Long Bawan, Krayan.

Presiden Joko Widodo mendorong Kementerian ESDM untuk menyediakan BBM untuk warga Krayan. Hal ini dilakukan dengan mendatangkan BBM menggunakan Intermediate Bulk Containers yang kemudian didistribusikan ke Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) CV Prima Energi di Kecamatan Krayan yang berjarak tempuh sekitar 3 km dari Bandara.

Baru di era pemerintahan Presiden Joko Widodo warga perbatasan di Krayan Nunukan bisa membeli Solar Pertamina dengan subsidi khusus seharga Rp.5.150,- per liter.

“Kita berterima kasih kepada Pertamina yang dengan inisiatif baik menyiapkan angkutan BBM sehingga masyarakat Krayan bisa mendapatkan harga BBM standar. Ini sebetulnya subsidi yang diberikan Pertamina. Karena Pertamina harus mengangkut dengan ongkos Rp 38.000 per liter, tapi dengan kebijakan korporasi Pertamina memberikan harga standar,” kata Sudirman Said.

Direktur Pemasaran Ahmad Bambang mengatakan lokasi Krayan berjarak tempuh sekitar 1 jam 10 menit dari pusat perekonomian Tarakan dengan menggunakan moda pesawat. BBM akan disalurkan Pertamina melalui jalur udara yang merupakan pilihan paling memungkinkan dilakukan saat ini. Pertamina, kata Ahmad Bambang, menyalurkan BBM sebanyak 200 kilo liter (KL) per bulan yang terdiri dari 150 KL premium dan 50 KL solar.

“Sebagai BUMN dengan 100 persen sahamnya dikuasai negara, dalam konteks ini Pertamina terpanggil untuk menjalankan peran sebagai kepanjangan tangan negara di Krayan yang sangat terisolir dan kesulitan untuk mendapatkan BBM,” kata Ahmad Bambang.

Untuk warga perbatasan dengan hadirnya APMS di Krayan sangat penting karena membantu penduduk mendapatkan BBM secara legal. Sebelumnya, kebutuhan BBM diperoleh penduduk Krayan dari Serawak, Malaysia dengan harga sangat tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here