Baku Tembak TNI dan KKB di Kab. Nduga, Papua

Baku Tembak TNI dan KKB di Kab. Nduga, Papua
Baku Tembak TNI dan KKB di Kab. Nduga, Papua
127 Pemirsa

Koordinator Tim Relawan Pengungsian Nduga, Ence Geong mengatakan bahwa pascabaku tembak antara TNI dan KKB mengakibatkan sekitar 80an guru SD, SMP dan SMA yang mengajar di Kab. Nduga mengungsi bersama para siswa ke Kab. Jayawijaya.

Baku tembak seharunya tidak terjadi jika KKB tidak melakukan perlawanan dan menyerah tanpa harus dilakukan kontak senjata.

Hanya saja, guru-guru tersebut belum bisa memberikan pernyataan terkait situasi mereka hadapi. Karena masih menunggu pernyataan dari pejabat Dinas Pendidikan Nduga.

“Kami belum bisa berikan pernyataan, nanti kepala dinas saja yang kasih komentar,” kata seorang guru yang tidak mau disebutkan namanya.

Guru-guru yang mengungsi ini sebelumnya mengajar di 10 sekolah dasar, lima sekolah menengah pertama, dan dua sekolah menengah atas di Nduga.

Pada lokasi pembangunan 12 ruang sekolah darurat untuk anak-anak pengungsi Nduga di Jayawijaya, sejumlah guru yang bukan penduduk lokal Nduga itu selalu hadir untuk mengajar para siswa setempat.

Sekolah darurat sudah mulai berjalan pada 11 Februari, dan jumlah siswa pengungsi yang terdata hingga saat ini adalah 406 orang. Para siswa itu merasa trauma dengan aktivitas baku tembak serta bunyi tembakan, sehingga lari meninggalkan kampung halaman mereka tanpa membawa peralatan sekolah seperti buku dan pensil.

“Tapi kami bersyukur guru-guru menyumbang, sehingga setiap anak mendapat satu buku dan satu alat tulis,” kata Ence.

Informasi terakhir juga menyebutkan bahwa Kepala Dinas Pendidikan Nduga belum mengunjungi sekolah darurat itu, karena masih berada di luar Papua.

Aksi KKB menyebabkan wilayah Nduga menjadi tidak kondusif. Kehadiran KKB justru menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktifitas belajar mengajar guru dan para siswa. Hal tersebut menunjukkan KKB sebenarnya tidak mementingkan rakyat Papua dalam perjuangannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here