Bandara Silangit Memperkuat Perekonomian Pariwisata Danau Toba

Bandara Silangit Meningkatkan Perekonomian Pariwisata Danau Toba Selangit
33 Pemirsa

Pembangunan infrastruktur telah berdampak besar terhadap perekonomian rakyat seperti halnya di kawasan Danau Toba. Karena itu lah Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla terus mendukung pemenuhan target sektor pariwisata.

Kehadiran bandara udara internasional Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Sumatera Utara, secara nyata membawa dampak positif meningkatkan perekonomian masyarakat di kawasan Danau Toba.

Hal itu dapat dirasakan bagi para pedagang souvernir di lokasi Danau Toba, tepatnya Pasar Tomok Samosir. Menurut para pedagang, tak hanya wisatawan eropa, tamu-tamu dari Asia seperti Malaysia, Singapura, Brunei juga banyak yang berkunjung dan berbelanja oleh-oleh khas daerah itu.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata RI, Rizki Handayani menjelaskan Bandara Internasional Silangit siap menyambut lebih banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin berlibur di Danau Toba.

Seperti diketahui, terminal penumpang pesawat di Bandara Silangit sedang diperluas lima kali lipat. Dari 2.500 meter persegi menjadi 10.499 meter persegi.

Menurut Rizki, hal ini dilakukan untuk terus memperluas pintu masuk wisatawan ke Kawasan Danau Toba. Efeknya kata dia wisatawan akan semakin tumbuh signifikan.

“Bandara Silangit sebagai infrastruktur penunjang pariwisata Danau Toba sangat menjanjikan. Makanya kapasitas dari terminal Bandara Silangit terus diperluas. Kapasitasnya dinaikan menjadi 1 juta penumpang per tahun,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here