Batu Gabion dan Manfaatnya Bagi Warga DKI Jakarta

Batu Gabion dan Manfaatnya Bagi Warga DKI Jakarta
Batu Gabion dan Manfaatnya Bagi Warga DKI Jakarta
285 Pemirsa

Jakarta – Adanya karya seni Gabion di bundaran HI Jakarta yang disebut netizen mirip dengan ‘popcorn’ di bioskop dan menelan dana

hingga 150 juta rupiah. Gabion menimbulkan kontroversi di masyarakat, sama seperti karya seni pendahulunya. Banyak juga yang membahas

mahalnya biaya pembuatan serta manfaat bagi warga DKI yang belum terjawab secara nalar.

Para netizen yang kritis banyak menanggapi dengan lucu-lucuan serta mengundang berbagai tanggapan masyarakat. Apalagi pembuatan gabion

juga menelan anggaran Rp 150 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Salma Dewi (27) mengatakan, jika dilihat,

instalasi tersebut kurang menarik. Menurut dia, justru lebih baik kalau hanya dijadikan taman biasa yang dipenuhi bunga.
“Kurang enak dipandang ya kalau menurut aku. Karena kayak susunan batu tinggi. Ya mungkin aku kurang ngerti seni, cuma buat orang awam

kurang menarik,” kata Salma

Ketika mengetahui anggaran pembuatan tersebut, Salma menilai bahwa Pemprov DKI justru menghamburkan anggaran. “Mending buat kepentingan

yang lain enggak sih? Biaya Rp 150 juta kan banyak banget itu. Mending dibikin taman atau apa,” ucap dia. Warga lain, Nirwansyah (32),

memandang pembangunan instalasi ini sebagai hal positif. Menurut dia, instalasi seni tidak hanya dilihat dari kacamata awam. “Mungkin

saja ada filosofinya kan. Kadang orang awam lihat seni kan anggapnya jelek, tapi justru itu seninya,” ujarnya

Hal yang sama diutarakan warga Jakarta lainnya Nirwan, Zahri Adrian (28) justru menilai anggaran yang digunakan untuk instalasi batu

terlalu besar, padahal anggaran itu bisa digunakan untuk kepentingan lain. “Saya pikir apa pemerintah kebanyakkan duit ya? Sampai

bentukan batu begini saja Rp 150 juta. Mungkin bisa difokusin buat pengendalian polusi yang lain aja sih,” kata dia.

Atas ide Gubernur DKI Jakarta yang programnya banyak belum bisa diterima oleh khalayak warga DKI dan masyarakat di Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here