Beda Kubu Pilpres Ma’ruf Amin, Fadli Zon dan Kapitra Ampera Akrab Foto Bersama

0
248

Bidikdata – Berbeda pilihan merupakan hal wajar dan tak pelu disikapi dengan arogansi pemikiran apalagi saling serang dan akhirnya mencaci maki. Hal itu patut kita sadari dimana Presiden Joko Widodo selalu menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan persatuan.

Nah, jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang hendaknya semua pihak dapat mengambil pelajaran baru dari setiap perbedaan yang selama ini hampir terkoyak karena dukungan yang berbeda.

Disisi lain agama dan ulama kerap menjadi pertentangan manakala berbeda pilihan ditengah kancah perpolitikan.

Oleh karena itu, umat, termasuk pemimpin dan pejabat, diharapkan untuk bisa menjaga ucapan dan perilaku terhadap para ulama sebagai penghormatan terhadap guru sekaligus pemersatu umat.

Satu contoh yang baik ditunjukaan cawapres Jokowi, Ma’ruf Amin, dengan Waketum Gerindra Fadli Zon dan politikus Fahri Hamzah yang tetap menjaga talisilaturahmi meski berbeda kubu.

Setidaknya banyak pelajaran yang dapat kita petik dari sebuah komunikasi yang baik. Sebab ulama hendaknya dihormati karena bagi umat Islam, ajaran Rasulullah yang diajarkan oleh para ulama kepada umat Islam merupakan jalan hidup, bukan dimanfaatkan untuk kepentingan politik, pribadi dan kelompok.

Seperti diketahui setelah mendaftar sebagai pasangan cawapres Jokowi, Ma’ruf Amin berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji pada Selasa, 14 Agustus. Sementara, Fadli dan Fahri memimpin langsung kunjungan Tim Pengawas (Timwas) Haji mewakili DPR.

Selain bertemu dengan para wakil rakyat di Tanah Suci adapula kehangatan yang tetap terlihat saat dimana sebuah poto Ma’aruf Amin diapit oleh Waktemu Gerindra Fadli Zon dan bakal caleg dari PDI Perjungan Kapitra Ampera diabadikan dalam satu momen.

Gambar itu dibubuhi tulisan dan menjadi viral di media sosial.

“Pilihan boleh beda rasa hormat kepada ulama tetap ada, apalagi jika semua ikut pilih ulama Insyaallah NKRI pasti jaya…!” demikian tulisan itu dan diberi hastag #SPIRITOFPEACE #Spiritofindonesia #Spiritofislam.

Inilah wujud saling menghargai antara politikus dan Ulama. Segala perbedaan pandangan apapun sirna ketika semuanya saling tersenyum menatap tiada perbedaan yang berarti dan hanya persatuan demi kesatuan bangsa.

Dan memang bangsa Indonesia harus menyadari peran penting ulama ataupun tokoh agama lain baik dalam perjuangkan kemerdekaan dahulu hingga pembangunan nasional saat ini.

Tak hanya itu ada juga momen pertemuan dua kubu di sela waktu melempar jumroh di Mina. Selain itu dua kubu pilpres bertemu di acara ngopi bareng dan tidur bersama di Tenda Mina.

Gambaran keakraban ini pun diceritakan oleh salah seorang jamaah haji, KH Anwar Zaid, dalam keterangannya, Kamis (23/8).

MESKIPUN PILIHAN BERBEDA,TETAPI RASA HORMAT SAMA ULAMA TETAP ADA….!💐

Dikirim oleh M Kapitra Ampera pada Rabu, 22 Agustus 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here