Beri Dukungan demi Musnahkan Kebencian

9 Pemirsa

Bidikdata – Alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ) mendeklarasikan dukungan kepada paslon Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin. Alumni IKJ menilai, Indonesia membutuhkan pasangan pemimpin yang dapat mempersatukan seluruh elemen bangsa. Deklarasi dibacakan di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi No 46, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2/2019).

Hadir sejumlah seniman di antaranya Hanung Bramantyo, Mira Lesmana, Riri Riza, Hari Sabar, Ipang Wahid dan Leni Lolang. Hanung yang bertindak sebagai ketua panitia acara mengatakan deklarasi ini bukan mengatasnamakan institusi. Mereka mewakili pribadi masing-masing yang concern terhadap perkembangan kondisi Indonesia.

“Sebetulnya kami di sini tidak terkait institusi apapun termasuk Institut Kesenian Jakarta. Kami di sini mewakili pribadi, mewakili sendiri untuk bertemu. Dan kami menyatakan diri alumni Institut Kesenian Jakarta tapi tidak mewakili institusi apapun ya, ini harus dijelaskan. Kemudian kami berkumpul antar pribadi, mereka yang bermain musik, yang menari, yang juga berkarya di sini mewakili kelompok-kelompok pribadi, dan mewakili institusi yang concern, gelisah, atas situasi negara yang penuh hate speech, hoax kemudian intoleransi. Karena kampus kami IKJ, itu sangat plural di situ. Kami dididik untuk jadi seniman, budayawan, yang memang menjunjung tinggi keberagaman,” kata Hanung.

Hanung mengatakan pasangan Jokowi-Ma’ruf merupakan pemimpin yang konsisten menjaga keberagaman Indonesia. Dia mengkhawatirkan kelompok intoleran berkembang di negara ini.

“Kita merasa, percaya, bahwa pemimpin yang akan membawa Indonesia ini harus memimpin yang konsisten menjaga kebinekaan, menjaga Pancasila, dan kita sangat khawatir sekali terhadap kelompok-kelompok intoleran yang berada di belakang calon pemimpin. Karena itu, makanya kami percaya Pak Jokowi bisa membawa negara ini kembali beragama, kuat, bhinneka Tunggal Ika, dan tentunya berdasarkan Pancasila,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Erick Thohir, mengatakan dukungan dari IKJ ini merupakan suatu kehormatan bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf. Dukungan ini juga, sambung Erick, menjadi penanda orang baik dan orang pintar mulai bergerak untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

“Kita juga mencari figur bapak, figur sahabat, karena bapak figur yang pasti sayang sama kita, sahabat adalah yang ketika kita susah pasti ada di sisi kita. Karena itu kita bisa lihat apa yang dilakukan capres kita Ir. H. Joko Widodo, sudah membuktikan itu,” ujarnya.

Erick menjelaskan dirinya ingin mengangkat martabat Indonesia sebagai bangsa yang besar. Dia kemudian menyinggung kesuksesan Asian Games 2018.

“Kita bisa kasih liat kita bangsa besar, dan khususnya saya orang olahraga ketika Asian Games selesai, beliau meyakinkan juga mimpi tidak boleh berhenti, kita ajukan lagi sebagai tuan rumah Olimpiade 2032,” imbuhnya.

Sutradara ternama yang juga alumni IKJ, Riri Riza, menyebut dukungan diberikan ke petahana salah satunya karena Jokowi rajin menonton konser musik.

“Kita butuh pemimpin yang jadi partner, sahabat, memahami seni, datang ke pertunjukan musik. Itu potensinya kita bisa lebih baik, dan semua pihak bisa berpartisipasi,” kata Riri selepas Deklarasi. Jokowi memang menyukai musik metal dan rock. Ia juga beberapa kali menghadiri konser musik band cadas, seperti Metallica dan Iron Maiden ketika dua band heavy metal ini datang ke Indonesia.

Sutradara Ada Apa dengan Cinta? itu menjelaskan hobi Jokowi menonton konser musik jadi cermiman keberpihakannya terhadap pekerja dan pecinta seni. Riri menyebut keberpihakan Jokowi terhadap seni juga terlihat dari kebebasan untuk berkarya selama 4 tahun terakhir. Di era Jokowi juga disahkan Undang-undang Pemajuan Kebudayaan yang menjamin seni budaya di Indonesia.

“Bagi kami yang bekerja di dunia seni, merasakan betul persoalan kebebasan berekspresi, terutama saya yang sudah merasakan beberapa periode pemerintahan. Merasakan kebebasan itu penting,” tuturnya.

Dukungan dari Alumni IKJ menambah daftar lulusan perguruan tinggi yang menyatakan sikap politik kepada Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebelumnya ada pula dukungan dari alumni Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, dan Universitas Andalas.

Dukungan juga bertambah dari Jaringan Alumni Mesir Indonesia (JAMI). JAMI mendeklarasikan dukungan di Hotel Arya Duta, Jakarta, Sabtu (9/2). Sejumlah tokoh JAMI yang hadir dalam deklarasi yakni Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, UKP Khusus Urusan Timur Tengah Alwi Shihab, Ali Mashar, dan puluhan anggota JAMI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here