BPIP Sosialisasikan Pancasila

BPIP bersama Anggota Komisi II DPR, Rambe Kamarul Zaman, Bupati Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus mensosialisasikan Pancasila dengan tema “Menggali Mutiara Pancasila dan Semangat Gotong Royong” yang dihadiri 200 peserta
23 Pemirsa

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Anggota Komisi II DPR, Rambe Kamarul Zaman, Bupati Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus gencar melakukan sosialisasi nilai-nilai ideologi Pancasila. Sosialisasi yang dilaksanakan ini bertemakan “Menggali Mutiara Pancasila dan Semangat Gotong Royong”.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Lia Kian menjelaskan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila sebagai pandangan hidup maupun sebagai dasar negara sesungguhnya digali dari kearifan lokal dengan makna mendalam.

“Pancasila tidak boleh lagi ada perdebatan. The Founding Fathers sudah merumuskan bahwa Pancasila sebagai filosofi dasar untuk persiapan kemerdekaan Indonesia. Perjalanan sejarah lahirnya Pancasila yang mendasari pentingnya masyarakat untuk menggali mutiara Pancasila dari sisi perilaku, kearifan lokal, dan kebudayaan,” kata Lia melalui siaran pers, Sabtu (23/3/2019).

Selain itu dia mengatakan, BPIP berkewajiban untuk membumikan Pancasila karena merupakan sumber dari segala sumber hukum. Apalagi, dengan semakin berkembangnya zaman, masyarakat Indonesia memiliki tantangan yang lebih besar.

Semntara itu, anggota Komisi II DPR Rambe Kamarul Zaman menuturkan, arus globalisasi dan kemajuan teknologi saat ini memberikan dampak terhadap lingkungan dan moral bangsa, sehingga menjadi penting adanya proses filterisasi dalam menyerap dan mencari informasi serta membangun kesadaran dan tanggung jawab masyarakat Indonesia untuk menjadi para penjaga Pancasila.

“Mari kita bersama-sama menjaga anak cucu kita agar tidak tergerus ke dalam dampak negatif kemajuan teknologi, bersama kita tanamkan nilai-nilai Pancasila pada diri kita masing-masing,” kata Rambe.

Pancasila memang penting disosialisasikan di masyarakat, sebab menurut Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Aris Heru Utomo mengatakan, sebagai sebuah dasar negara, Pancasila merupakan pijakan paling utama dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat.

“Terjaganya persatuan bangsa Indonesia hanya bisa terwujud selama Pancasila masih menjadi landasannya. Pancasila menjadi kesadaran filsafat hukum dan sumber kesadaran berbangsa dan bernegara, Pancasila itu ideologi yang mempersatukan,” katanya saat sosialisasi di Serpong, Tangerang, Jumat (22/3).

Ia menegaskan, di tengah era keterbukaan informasi seperti saat ini, bahaya radikalisme dan perpecahan terus mengintai generasi muda Indonesia.

Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, kata Airis membuat generasi muda rentan dipecah belah.

Karena itu, pemerintah dituntut semakin gencar mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat secara terencana dan menyeluruh. Dalam hal ini, BPIP dan pihak-pihak terkait mesti mendorong pelibatan masyarakat dan kegiatan dari masyarakat untuk masyarakat (bottom up).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here