BPN Tak Bisa Buktikan Data Kecurangan TSM

BPN Tak Bisa Buktikan Data Kecurangan TSM
151 Pemirsa

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menantang kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga untuk menunjukkan data dan fakta penghitungan suara yang selama ini dituding adanya kecurangan tersestruktur, sistematis dan massif (TSM) di pilpres 2019.

TKN juga meminta BPN untuk datang membuktikan kecurangan tersebut melalui verifikasi data pada rapat pleno di KPU.

Menurutnya, kalau BPN tidak bisa menunjukkan data penghitungan suara sebaiknya mengurungkan wacana pembentukan tim pencari fakta pemilu presiden (TPF Pilpres) 2019.

“BPN lebih baik mengurungkan wacana pembentukan TPF Pilpres 2019, kalau tidak bisa menunjukkan data-data penghitungan suara,” kata Abdul Kadir Karding melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Jumat (17/5).

Karding melanjutkan, bahwa selama ini TKN capres-cawapres 01 sudah transparan dengan membuka ke publik sistem penghitungan suara yang dimiliki, tapi BPN selalu berdalih, menghindar, dan mencari-cari alasan ketika diminta untuk membuka data penghitungan suaranya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan, Kalau BPN 02 tidak berani datang dan membuktikan melalui verifikasi data pada rapat pleno di KPU maka wacana pembentukan TPF itu otomatis gugur.

“Karena itu, usulan pembentukan TPF itu adalah wacana yang mengada-ada,” katanya.

Meskipun ada beberapa kekurangan teknis, Karding menambahkan bahwa KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu, telah bekerja profesional dan independen, sesuai tahapan dan sesuai aturan perundang-undangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here