BUMN Kejar Target Penyelesaian Jalan Tol 1.200 KM

BUMN Kejar Target Penyelesaian Jalan Tol 1.200 KM
BUMN Kejar Target Penyelesaian Jalan Tol 1.200 KM
136 Pemirsa

Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla tengah memfokuskan pembangunan infrastruktur diseluruh wilayah di Indonesia hingga 2019.

Peningkatan pembangunan infrastruktur dilakukan guna memperkuat konektivitas serta menyambungkan berbagai potensi di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu untuk memeratakan pembangunan, menumbuhkan kegiatan ekonomi baru serta meningkatkan distribusi barang dan jasa.

Hal ini memang membutuhkan biaya yang cukup besar. Meski demikian bagi Jokowi hal ini menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Tahun ke tahun anggaran peroyek infrastruktur terus mengalami kenaikan. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 420,5 triliun. Sebelumnya pada 2014, alokasi anggaran infrastruktur hanya sebesar Rp 154,7 triliun.

Dengan adanya kenaikan anggaran tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku siap dengan adanya penambahan anggaran infrastruktur pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2019.

“Kebanyakan kalau anggaran negara itu pada dasarnya untuk membangun jalan jalan nasional ataupun juga jembatan untuk kepentingan,” jelas Rini di Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (18/8/2018).

Ia mengatakan, anggaran tersebut utamanya akan dialokasikan untuk pembangunan jalan nasional yang ditargetkan 1.200 kilometer hingga akhir 2019.

Rini menyebutkan, saat ini BUMN baru menyelesaikan sekitar 450 kilometer dari yang sudah ditargetkan. Sehingga target pelaksanaan hingga akhir 2019 masih 750 kilometer lagi.

“Jadi pengeluaran akan cukup besar selain itu masih kita tambah Padang-Sicincin dan sekarang sedang melakukan studi (jalan) dari Aceh ke Medan dan sekarang kita menyelesaikan tambahan Pekanbaru-Dumai ini mungkin investasi untuk jalan tol Rp 10 triliun lebih untuk jalan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dirinya akan menawarkan pengelolaan jalan tol tersebut kepada swasta. Dengan begitu, dana yang didapatkan akan digunakan kembali untuk menambah proyek jalan tol baru.

“Kita sedang mempersiapkan beberapa jalur jalan tol yang kita bangun yang sudah selesai maupun setengah selesai kita akan tawarkan kepada investor. Nah kita tawarkan ke investor bagaimana? Apa kita jual? Nggak, bagaimana investor partner-an sama kita kalau sekarang kita memiliki 100% mungkin kita tawarkan 45%-49% tetap kontrol ada di kita. Jadi kemudian jumlah ini dipergunakan untuk tambahan (jalan tol) yang baru,” beber dia.

Tak hanya itu, Rini juga mengatakan akan menyelesaikan pembangunan pelabuhan sebanyak 94 pelabuhan di Indonesia timur maupun barat hingga akhir 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here