Densus 88 Antiteror Tangkap Tiga Terduga Teroris di Probolinggo Salah Satunya PNS

Densus 88 Antiteror Menangkap Tiga Terduga Teroris di Probolinggo
183 Pemirsa

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap tiga terduga jaringan teroris di wilayah Probolinggo, Jawa Timur. Dalam penangkapan itu Tim Densus 88 dibantu jajaran Polri dan TNI.

Terduga yang diamankan Densus88 berada di tiga lokasi berbeda sesuai kediamannya. Adapun tersangka pertama bernama Gatot Sulistio (54) merupakan warga Desa Sumberkedawung, kemudian Kamal (52) adalah warga Desa Maron, dan Buchori (49) warga Desa Maron Kidul.

“Kami mendapatkan informasi dari tim Densus 88 Antiteror melakukan upaya penangkapan kepada tiga terduga tersebut di tiga tempat berlainan,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad saat berada di lokasi penangkapan di Desa Sumberkedawung, Leces, Probolinggo.

“Mereka ditangkap tanpa perlawanan. Dan langsung dibawa ke Mapolda Jatim. Salah satu terduga teroris merupakan oknum PNS,” tambah Fadly.

Dalam penangkapan tersebut, Tim Densus juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, 6 handphone, 2 buah flashdisk, 1 modem, 1 plastik mitasi baut, 1 botol madu, 2 buah pipa, 1 buah pipa besar , 1 tas , 1 unit laptop , 1 buah avometer.

Sementara Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan mengatakan bahwa jajarannya hanya mendampingi tim densus dalam penggeledahan tersebut. Pnggeledahan dilakukan di tiga lokasi, yakni di Perumahan Bukit Rancageneng, Kampung Aboh, dan Kampung Sangkali.

Terkait salah seorang terduga yang ditangkap Densus yang tercatat sebagai PNS, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Hasyim Asyari menerangkan, Gatot tercatat sebagai PNS penyuluh pertanian di Kecamatan Kuripan.

Ia pun merasa heran dan tak menyangka bahwa Gatot adalah terduga teroris sehingga dibawa Densus 88 Anti-teror Polri.

“Yang kami tahu dia bekerja dengan baik dan tidak berbuat aneh,” katanya.

Bahkan seorang tetangga Gatot yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, Gatot dikenal baik di lingkungan sekitar dan tidak pernah bertindak tak lazim.

Dari hasil pengembangan pennagkapan tiga terduga teroris tersebut Tim Densus 88 kembali menangkap satu terduga teroris lainnya. Tersangka teroris yang diamankan itu adalah Karibun Subagio (42), warga Dusun Kramat, Desa Wonorejo, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Keberhasilan Tim Densus 88 beserta jajaran lainnya yang dibantu TNI menunjukkan kinerja aparat dalam memberantas terorisme di Indonesia tidak main-main.

Oleh karena itu setiap pihak perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi infiltrasi paham menyimpang agar masyarakat tidak terjerumus dalam kelompok radikal dan terorisme. Serta melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menembukan kecurigaan di lingkungan sekitarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here