Ditangkap Polisi,Ki Gendeng Tak Sesali Perbuatannya

0
235

Paranormal Ki Gendeng Pamungkas ditangkap jajaran kepolisian di kediamannya di kawasan Bogor terkait isu SARA, Selasa (9/5/17). Ki Gendeng, oleh Polisi diduga melalui sebuah video yang beredar di dunia maya telah mengajak orang bangkit dengan melawan ras Tionghoa.

Adapun bukti-bukti lain saat penggeledahan di rumahnya, puluhan barang disita bersamaan dengan penangkapan dirinya. Diantaranya, ada sebuah jaket jeans bertuliskan ‘fight against cina’, 67 lembar kaus bertuliskan anticina, sebuah topi ‘front pribumi’ warna hitam, dan berbagai sticker dan badge bertuliskan anticina,.

Hal itu seperti dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/5).

Oleh karena itu, video tersebut menjadi dasar polisi menjerat Ki Gendeng dengan Pasal 4 huruf b Juncto Pasal 16 Undang-undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP tentang penyebaran kebencian atas dasar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Atas perbuatannya tersebut, Ki Gendeng  harus menjalani serangkaian pemeriksaan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Kendati demikian, Ki Gendeng mengaku tidak menyesali perbuatannya. Menurutnya, apa yang dilakukannya itu merupakan satu bentuk perjuangan. Selain itu ia mengatakan keinginannya kembali ke Undang-undang Dasar 1945 yang asli.

Sebagai seorang Paranormal, ia hanya menjelaskan terkait tujuan dibuatnya video tersebut. “Sesuai serat Jayabaya saja. Ya lu liat sendiri lah situasinya kaya begini sekarang,” ungkapnya saat di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/5).

Kasus yang dialami Ki Gendeng Pamungkas sejatinya menjadi sebuah pembelajaran kita sebagai warga negara untuk saling menghormati antarsesama manusia sebagai mahluk sosial, dan tidak mendiskriminasikan etnis tertentu, apalagi sampai memprovokasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here