Djarot: Pelayan Harus Dekat dengan Masyarakat

Djarot: Pelayan Harus Dekat dengan Masyarakat
62 Pemirsa

Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat mengaku ingin selalu dekat dengan seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, suku, kelompok maupun golongan.

Hal itu disampaikan Djarot saat menggelar buka puasa bersama para mubaligh dan bilal mayit yang diselenggarakan relawan Gerbang Swara di Hotel Saka Medan, Rabu (30/5).

“Kita ingin dekat masyarakat, karena kita pelayan harus dekat dengan masyarakat,” ujarnya pernyataannya yang diterima, Kamis (31/5).

Djarot menilai bahwa pelayan harus dekat dengan masyarakat agar dapat memahami apa yang diinginkan oleh rakyatnya. Oleh sebab itu dirinya selalu terlibat dalam berbagai kegiatan yang melibatkan interaksi langsung dengan masyarakat.

Seperti halnya berbuka puasa bersama dengan para ustadz, mubaligh, pemuka agama dan bilal mayit. Baginya kegiatan seperti ini sangat penting. Dengan begitu, tokoh agama ini nantinya dapat menyampaikan pesan baik terhadap masyarakat.

“Bilal mayit, para ustadz itu kan langsung dekat dengan rakyatnya dan sebagian masyarakat kita berada di pelosok-pelosok. Inilah yang harus kita rangkul, supaya beliau-beliau bisa menyampaikan kepada masyarakat untuk membangun lahir dan batinnya,” kata Djarot.

Kedekatan Djarot dengan rakyat memang sudah dilakukan olehnya sewaktu memimpin Kota Blitar selama 2 priode. Hal itu kata dia dilakukannya agar bisa dengan cepat menampung aspirasi rakyat.

Djarot lantas mencontohkan apa yang kini dilakukan Presiden RI Joko Widodo yang selalu dekat dengan rakyat. “Lihat Pak Jokowi, pemimpin seperti itu bisa memahami apa yang diinginkan rakyatnya,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here