Dua Kubuh yang Terbelah Butuh Jokowi-Prabowo Bertemu

156 Pemirsa

Rekonsiliasi antara Joko Widodo dan Prabwo Subianto saat ini lebih kepada kebutuhan untuk menyatukan masyarakat yang terbelah menjadi dua kubu yang berpotensi menimbulkan konflik.

Meski belum dapat dipastikan kapan keduanya bertemu, menurut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani memastikan Prabowo akan bertemu dengan Presiden terpilih Jokowi.

“Saya kira ide untuk mempertemukan bahkan saling menyatukan satu sama lain akibat dari pilpres sebagai sebuah ide saya kira sangat baik. Karena bagaimanapun juga secara sadar atau tidak terjadi pembelahan di masyarakat kita akibat dari proses pemilihan umum kemarin,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Ia mengatakan keperluan untuk menyatukan 01 dan 02 itu menjadi sesuatu yang kemudian dianggap sebagai sebuah kebutuhan. Namun, waktu pertemuan sampai saat ini masih terus disesuaikan.

“Saya pun memprediksi pertemuan ini akan terjadi. Tapi kapannya itu yang saya belum bisa karena kesibukan keduanya,” ujarnya.

Potensi terbelahnya masyarkat menjadi dua kubu harus segera diakhiri lewat pertemuan dua negarawan yang memang memiliki arti penting bagi persatuan bangsa.

Seperti kata Kapolri Tito Karnavia yang menyebut bahwa Pilpres telah usai kini masyarkat harus kembali bersatu dan tak ada lagi isitilah cebong dan kamvret.

Oleh karena itu masyarkat harus sadar bahwa perjuangan sesungguhnya adalah bagaimana membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera bersama-sama membangun tanpa ada kubu ini dan itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here