Dua Sipir Edarkan Sabu di Lapas Bekasi

Lapas Kelas III Cikarang Kabupaten Bekasi Jabar
119 Pemirsa

bidikdata.com| Dua petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bekasi Jawa Barat ditangkap polisi, setelah keda‎patan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu di dalam penjara.

Dua sipir berinisial IS (27) dan AR (42)‎, terbukti mengedarkan sabu-sabu kepada napi di dalam penjara yang berlokasi di Desa Tanjungpasir, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Tidak ada perlawan saat diamankan di rumahnya di daerah Cikarang,” ujar Kapolrestro Bekasi Kombes Pol Asep Adisaputra, hari ini (12/1/2017).

Awal penangkapan sipir ini bermula saat polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa AR mengedarkan barang haram tersebut kepada para napi di Desa Pasirtanjung. Kemudian, anggota melakukan pengamatan di lapas hingga ke rumah kontrakannya di daerah Cikarang.

“Setelah digeledah di rumah kontrakan pelaku, kami menemukan sabu-sabu seberat 2,28 gram,” tutur Kapolrestro.

Dari pengakuan AR, dirinya melakukan bersama sipir lainnya, menjual narkoba kepada penghuni Lapas. “Rekannya berinisial IS, kami tangkap di wilayah Cikarang juga,” ucapnya.

Saat penggerebekan ke rumah IS, secara diam-diam membuang sabu seberat 0,44 gram di dekat rumahnya. IS berupaya membuang barang bukti narkotika tersebut, sehingga saat penggerebekan tidak ditemukan barang bukti.

Penyidik tidak percaya begitu saja, kemudian menyisir sekitar rumah IS dan benar saja menemukan sabu-sabu siap edar seberat 0,44 gram.

“Kami masih mendalami asal sabu-sabu yang dibeli IS,” katanya.

Berdasarkan keterangan tersangka, paket kecil sabu-sabu dijualnya Rp 2,5 juta, sedangkan mereka membelinya hanya dengan harga Rp 500.000. Dan sudah dilakukan selama satu tahun terakhir.

Kasat Reserse Narkoba Polrestro Bekasi AKBP Tumpak Simangunsong mengungkapkan, tersangka AR dan IS telah diberi peringatan atas perbuatannya dari Kantor Wilayah Jawa Barat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Para pelaku tidak jera dan tetap mengedarkan sabu-sabu tersebut,” katanya.

‎Barang bukti yang diamankan dari para tersangka yaitu 450,88 gram ganja, sebanyak 25,83 gram sabu dan 11 butir ekstasi. Para tersangka dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara di atas lima tahun.‎ (KP)