Gerindra Cari Panggung di Peristiwa Karhutla

Gerindra Cari Panggung di Peristiwa Karhutla
Gerindra Cari Panggung di Peristiwa Karhutla
116 Pemirsa

Beberapa hari lalu Presiden Joko Widodo mengunjungi lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono; dan Pramono Anung.

Jokowi kesana ingin melihat langsung terkait apa penyebab dan bagaimana penangan Karhutla disana.

Namun tak hanya Karhutla yang menjadi fokus masyarakat dan juga para elit, sepatu Jokowi pun turut menjadi perhatian yang cukup serius.

Salah satu elit partai yang paling hikmat memandang sepatu kotornya Jokowi adalah partai Gerindra.  Wasekjen Gerindra, Andre Rosiade bahkan menilai sepatu kotor yang dipakai Jokowi saat memantau Karhutla yang menjadi viral di media sosial itu adalah bentuk pencitraan.

Andre bahkan menyebut pamer sepatu kotor tak sepantasnya dilakukan.

Baru sepatu yang kotor, ini masyarakat sudah banyak yang jatuh sakit. Menurut saya masyarakat butuh hasil kerja bukan lagi pencitraan sepatu kotor,” kata Andre kepada dilansir dari Suara.com, Rabu (18/9/2019).

Diketahui, setelah ikut mendampingi Presiden Jokowi meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sekretaris Kabinet Pramono Anung memamerkan foto sepatu.

Ia mengunggah dua foto di akun resmi Instagram-nya, @pramonoanungw, pada Selasa (17/9/2019) siang.

Kedua foto tersebut tampaknya diambil di lokasi yang sama dan dengan objek yang sama pula. Tampak kaki bersepatu dari empat orang yang duduk di kursi cokelat pada masing-masing foto.

Gerindra sangat berlebihan menanggapi postingan sepatu kotor Presiden Jokowi saat mengunjungi Riau, sebab yang mempostingan bukan akun media sosial Presiden Jokowi, melainkan Seskab Pramono Anung.

Perlu diketahui bahwa tidak ada niatan Presiden Jokowi untuk pamer atau pencitraan. Gerindra sebaiknya berhenti memancing di air keruh, membangun isu dan mencari panggung di peristiwa Karhutla hanya untuk menarik simpati masyarrakat.

Seharunya Andre Rosiade bersama Gerindrra menghindari diri mengomentari hal-hal yang tidak seharusnya. Dan alangkah baiknya ikut membantu Pemerintah dalam mengatasi persoalan Karhutla. Seolah-olah Jokowi gak benarnya di mata Gerindra dan apa yang dilakukan Jokowi tetap salah.

Karena memang pikiran kotor hanya akan mengahsilkan sebuah kata-kata kotor yang berakhir pada hati kotor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here