Gesekan Golongan Nasionalis dan Islam Bisa Menimbulkan Konflik Sosial Panjang

Gesekan Golongan Nasionalis dan Islam Bisa Menimbulkan Konflik Sosial Panjang
172 Pemirsa

Saat ini terdapat upaya dari pihak tertentu yang mengulang dan mempraktikkan strategi politik kolonial adu domba. Karenanya, masyarakat perlu mewaspadai hal tersebut, terutama antara golongan Nasionalis dan Islam.

Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah mengatakan, jika ditinjau dari sejarahnya justru bangsa Indonesia lahir, dibangun dan diperkuat atas kombinasi dan kerja sama antara golongan Nasionalis dan Islam.

“Seolah-olah ada pembelahan, ada dikotomi, segregasi dan gesekan antara dua golongan itu yang berpotensi sangat kuat menimbulkan konflik sosial yang panjang,” katanya dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bekerja sama dengan Persatuan Alumni GMNI Provinsi Aceh yang bertempat di Gedung UMI, Takengon, Aceh Tengah, Jumat (13/4).

Menurutnya, Antara Nasionalisme dan Islam atau antara golongan Islam dan Nasionalis ibarat dua rel kereta api yang harus selalu berdampingan dan beriringan.

Sebab, jika salah satu rel tersebut patah maka akan membuat kereta Republik Indonesia akan jatuh dan terguling. Maka antara rel Nasionalisme dan Islam harus bersatu. jangan sampai mau diadu domba oleh kekuatan tertentu yang memang ingin menghancurkan NKRI.

Ia pun berharap, GMNI bisa menjadi pelopor kaum pergerakan nasionalis yang religius. Sehingga, bangsa dan negara ini tidak akan pernah bubar jika kunci persatuan di antara semua elemen bangsa terus dipelihara dan diperkukuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here