Hoax Jihad Ekonomi Catut Nama Eep Saefullah

0
615
Hoax Jihad Ekonomi Catut Nama Eep Saefullah

Tulisan hoax terkait jihad mengatasnamakan CEO dan founder lembaga survei Polmark, Eep Saefulloh Fatah, beredar di media sosial. Eep menegaskan tulisan itu bukan dari dia dan dirinya tidak setuju dengan isi tulisan tersebut.

“Hoax, saat ini beredar tulisan yang di-posting seolah tulisan saya. Itu sama sekali bukan tulisan saya,” ujar Eep seperti dilansir media nasional beberapa waktu lalu..

Eep mengatakan namanya dibajak terhadap pihak tak bertanggung jawab yang menyebar tulisan tersebut. Dia sama sekali tidak setuju dengan isi tulisan tersebut.

“Saya juga tak setuju isinya. Nama saya dibajak dan ditulis secara keliru pula,” katanya.

Eep mendapat banyak konfirmasi dari rekannya setelah tulisan tersebut beredar di media sosial. “Ada sejumlah kawan yang meminta konfirmasi (setelah tulisan itu beredar),” sebutnya.

Tulisan tersebut menyebut beberapa poin jihad. Di bawahnya dicantumkan nama Eep Saepullah Fatah.

Akun Abi Amanillah di sosial media facebook jelas-jelas menghasut,ENTAH apa yang ada di dalam otak pembuat hoax tentang seruan jihad ekonomi kali ini. Di satu sisi, dia ingin membuat kesan mengajak umat Islam memperkuat diri dan menebar kebaikan. Di sisi lain, ajakan yang dibuat ternyata berbasis kebohongan.

”Sudahkah Anda Melaksanakan Jihad dengan Pola Seperti Uraian di Bawah Ini?” Begitu judul hoax yang kini telah tersebar ke berbagai grup percakapan dan media sosial.

Selanjutnya, artikel palsu itu menjelaskan bahwa pola jihad yang dimaksud adalah meletakkan uang dalam usaha-usaha muslim. Antara lain, 212 Mart, Kitamart, Koperasi Oke Oce, Fresh Mart Oke Oce, dan Oke Oce Mart.

Poin yang cukup menarik dalam artikel tersebut, ada nama pakar politik Eep Saefullohefulloh Fatah yang ditulis sebagai pembuat pesan. Namun, setelah ditelusuri, pesan itu tidak ditulis oleh Eep.p. Nama pendiri Polmark Indonesia tersebut dicatut produsen hoax untukk membuat pesan bernada provokatif.

Melalui akun dan nya, Eepep mengonfirmasi bahwawa ajakan jihad ekonomii yang mengatasnamakankan dirinya itu bohong. ”Saataat ini beredar tulisan yang didi- seolahlhttulisanli saya. ItuIt sama sekali bukan tulisan saya,” kata Eep. Dia mengaku tidak setuju dengan isi tulisan tersebut.

’’Nama saya dibajak. Menulis nama saya pun keliru,’’ ucapnya. Ya, dalam pesan itu, tertulis ’’Oleh Eep Saepullah Fatah’’. Padahal, nama Eep yang benar adalah Eep Saefulloh Fatah. Kemarin (3/10) Jawa Pos juga sudah mengonfirmasi bahwa akun Twitter dan Instagram yang mengklarifikasi hoax tersebut memang akun pribadi Eep.

Kemarin kabar hoax yang mengatasnamakan Eep itu juga sudah tersebar di Facebook. Akun yang menyebarkan bernama Abi Amanillah. Isinya seperti pesan yang dicontohkan Eep di akun media sosialnya. Hanya, kalimatnya sedikit lebih panjang. Ada tiga tambahan kalimat.

Tiga kalimat itu ialah ”Jihad politik hanya memilih pemimpin muslim amanah mulai dari tingkat RT sampai dewan hingga Presiden.’’ Lalu, ada juga pesan lainnya. ”Jihad kesehatan muslim Indonesia, pasien muslim berobat ke dokter muslim atau ke rumah sakit/layanan kesehatan muslim”. Pesan terakhir, ”Jihad pendidikan muslim Indonesia murid-murid sekolah di sekolah– sekolah pemerintah atau di sekolah muslim”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here