HRS dan FPI Lakukan Framing PKI untuk Politik Sesat

HRS dan FPI Lakukan Framing PKI untuk Politik Sesat
HRS dan FPI Lakukan Framing PKI untuk Politik Sesat
75 Pemirsa

Masalah klasik PKI selalu digaungkan oleh FPI dan Riziek Shihab tanpa melihat fakta sebenarnya kalau organisasi terlarang tersebut sudah dihapus dari muka bumi Indonesia melalui TAP MPRS No. XXV/1966 dan tegas sebagai organisasi terlarang.

Adanya TAP MPRS No. XXV/1966 tidak membuat HRS dan FPI sadar malah justru memperkeruh situasi dan ingin memunculkan ketakutan di masyarakat tentang kebangkitan PKI, padahal saat ini tidak ada sama sekali tanda-tanda munculnya PKI.

Isu PKI dimainkan kembali oleh kelompok Islam kontra Pemerintah untuk menggiring opini tentang PKI yang pada dasarnya ditujukan untuk mencap Jokowi dan pemerintahannya sebagai PKI saat ini.

Framing politik karena dukungan kepada Paslon Prabowo Sandi membuat upaya HRS dan FPI melempar isu PKI, masyarakat yang cerdas sangat tahu kalau hanya menaikkan kembali isu PKI sudah tidak laku, rakyat sudah semakin cerdas dan tidak mudah terprovokasi dengan isu murahan.

PKI tetap menjadi sejarah dalam perkembangan bangsa Indonesia namun seharusnya tidak dijadikan bahan ujaran kebencian dan fitnah serta provokasi oleh FPI dan HRS dengan tameng bahwa menonton film G30S/PKI dan pembagian buku PKI agar masyarakat tetap ingat dan waspada terhadap PKI.

Politik dengan cara-cara fitnah dan kotor yang dilakukan HRS dan FPI jauh dari sifat-sifat Islami yang rahmat lilalamin, Islam adalah agama damai yang merangkul bukan memukul.

Cara-cara HRS dan FPI yang melakukan kerap dengan cara-cara provokasi hanya demi kepentingan politiknya saja dan masyarakat cerdas harus bisa membedakan kelompok yang melakukan hal-hal berkedok agama untuk kepentingan politik sesaatnya saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here