HTI Bukan Ditolak, Tetapi Tertolak

HTI Bukan Ditolak, Tetapi Tertolak
57 Pemirsa

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengungkapkan tentang keberadaan ormas radikal seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Menurutnya, kelompok HTI bukan ditolak, tetapi tertolak. Sebab, keinginan HTI yang akan mendirikan khilafah tidak sesuai dengan ideologi negara, Pancasila.

Ma’ruf pun menjelaskan alasan tertolaknya HTI di Indonesia.

“Kenapa HTI itu ditolak? Saya bilang bukan ditolak, tetapi tertolak. Berbeda itu. Kalau ditolak, bisa masuk cuma ditolak. Kalau tertolak itu memang tidak bisa masuk karena dia membawa sistem yang tidak sesuai dengan kesepakatan,” jelas Ma’ruf di Jalan Situbondo, Jumat (8/3).

Menurutnya, dengan membawa konsep negara khilafah secara otomatis “tertolak” dari kesepakatan yang ada. “Dia bawa khilafah. Khilafah itu menyalahi kesepakatan. Maka, otomatis tertolak,” tegas Ma’ruf.

HTI, ljuga menegaskan keinginannya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jika terpilih menjadi wakil presiden pada Pilpres 2019. Apalagi kaum milenial telah menitipkan harapannya kepada paslon 01 Jokowi-Ma’ruf untuk menjaga Pancasila dan menjaga agar organisasi HTI tidak hidup lagi.

“Kenapa saya mau jadi calon wakil presiden ini, karena saya ingin menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here