Hukuman Cambuk di Aceh Tidak Didepan Umum Lagi, Begini Aturannya

0
81
Hukuman Cambuk di Aceh Tidak Didepan Umum Lagi, Begini Aturannya

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2018 tentang pelaksanaan hukum cambuk dalam penjara. Meski demikian, dalam pelaksanaannya tetap di depan umum, dan bisa disaksikan oleh masyarakat dengan mengikuti aturan dan kapasitas penjara.

Irwandi mengatakan, Pergub ini dikeluarkan bukan untuk menghilangkan pelaksanaan cambuk. Akan tetapi hanya memindahkan pelaksanaan cambuk ke dalam penjara.

“Wartawan bisa masuk, masyarakat bisa masuk tetapi tidak boleh membawa anak kecil dan tidak bisa bawa kamera, ini Pergub hak gubernur, qanun tidak mengatur soal pelaksanaan,” jelas Irwandi di Gedung Amel Banda Aceh, Kamis (12/4).

Irwandi mencontohkan, jika seseorang sebagai pelanggar, kemudian dia menjadi tokoh masyarakat, ulama misalnya, datang orang lain memperlihatkan video tersebut. Inilah kemudian pelaksanaannya dibatasi, bukan membatalkan pelaksanaan cambuk

“Segala hal, coba bayangkan sebuah hukuman disaksikan oleh anak kecil, dan di situ timbul keriyaan, tepuk tangan, kemudian bagaimana kalau divideokan dan masuk ke YouTube.com, sekali dia dihukum, seumur hidup dia nampak,” tukasnya.

Alasan Irwandi mengeluarkan Pergub ini tak lain untuk meredam riak-riak protes yang bisa mengganggu urusan luar negeri. Termasuk menyangkut dengan keberadaan investor di Aceh yang sedang giat-giatnya dikerjakan oleh pemerintah Aceh sekarang yang dipimpin oleh Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah.

Ditambahkannya, saat ini Pemerintah Aceh dengan Kementerian Hukum dan HAM sudah menandatangani perjanjian kerja sama pelaksanaan Pergub tersebut. Salah satu poin perjanjian tersebut yaitu kerja sama agar bisa menitipkan tahanan pelanggar syariat Islam selama proses hukum.

Seperti diketahui, selama ini berdasarkan Qanun Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat dan Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, pelaksanaan hukum cambuk di muka umum dan biasa dilaksanakan di masjid-masjid.

Akan tetapi usai dikeluarkan Pergub Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayat tanggal 28 Februari 2018, hukum cambuk kemudian akan dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara yang ada di Aceh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here