Ini Dia Kelompok Masyarakat Terhindar Tax Amnesty

Foto sosialisasi amnesti pajak di Kota Bekasi
136 Pemirsa

bidikdata.com Program pengampunan pajak atau tax amnesty adalah pilihan bagi seluruh masyarakat Indonesia, sehingga tak ada kewajiban bagi masyarakat untuk mengikuti program tersebut.

Untuk menguraikan hal tersebut, maka diterbitkan Peraturan Dirjen Pajak Nomor 11/PJ/2016, tentang pengaturan lebih lanjut mengenai UU nomor 11 tahun 2016 tentang pengampunan pajak. Aturan juga menjelaskan subjek pajak yang seharusnya tidak perlu ikut tax amnesty.

”Ada orang-orang yang seharusnya tidak perlu ikut tax amnesty,” kata Dirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi, dalam konferensi pers di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Kelompok masyarakat itu yang pertama adalah masyarakat berpenghasilan tidak kena pajak (PTKP) Rp 54 juta per tahun untuk satu orang, walaupun yang bersangkutan memiliki harta. Mereka di antaranya adalah, masyarakat berpenghasilan rendah seperti buruh, pembantu rumah tangga, nelayan, dan petani.

Selain itu, pensiunan yang hanya memiliki penghasilan semata-mata dari uang pensiun, dan subjek pajak warisan yang belum terbagi, yang tidak menghasilkan penghasilan di atas PTKP. Dan kelompok ini termasuk penerima harta warisan, namun tidak memiliki penghasilan atau memiliki penghasilan tapi di bawah PTKP.

Kelompok masyarakat kedua adalah wajib pajak yang memilih pembetulan SPT tahun dan kelompok masyarakat ketiga yaitu wajib pajak yang hartanya sudah dilaporkan dalam SPT Tahunan oleh salah satu anggota keluarga. ”Kelompok terakhir adalah Warga Negara Indonesia yang tinggal di luar negeri lebih dari 183 hari dalam setahun dan tidak punya penghasilan,” tegas Ken. (KP)