Isu Pelarangan Timses Prabowo Digoreng Ini Jawaban Telak Kampus UGM

334 Pemirsa

Bidikdata – Media sosial terutama dari netizen pendukung Prabowo-Sandiaga mengungkapkan kekesalannya atas pembatalan suatu acara yang disebut sebagai “Seminar Kebangsaan” di kampus UGM ternyata dilaksanakan atas nama pribadi dan tidak resmi dari civitas akademika UGM sendiri terutama di Fakultas Peternakan.

Pembatalan acara ini telah digoreng oleh pihak oposisi pemerintah melalui opini negatif yang beredar liar. Tentu diharapkan agar masyarakat bisa menelaah informasi yang beredar secara objektif karena isu pembatalan acara pengisinya terkait langsung dengan kontestasi pencalonan presiden.

Mereka gencar mempropagandakan bahwa pemerintahan Presiden Jokowi telah memberangus kebebasan berpendapat dan bahkan menuduh ada operasi intelijen dibalik pelarangan ini. Tuduhan yang sama persis seperti sebelum sesaat Ratna Sarumpaet ditangkap aparat keamanan.

Padahal pembatalan seminar kebangsaan di auditorium Fakultas Peternakan UGM yang menghadirkan pembicara Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Baldan yang merupakan anggota timses Prabowo Subianto semata-mata karena faktor administratif.

Kampus UGM memberikan klarifikasi telah memberikan klarifikasi melalui siaran persnya. Penjelasan dariĀ  UGM itu ditandatangani Dekan Fakultas Peternakan UGM Ali Agus dan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UGM Angger M Ghozwan Hanif.

“Selama ini Fakultas Peternakan UGM memiliki kebijakan terkait penggunaan sarana dan prasarana yang ada di lingkungan Fakultas adalah untuk kegiatan tridharma (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) yang melibatkan sivitas akademik di Fakultas Peternakan UGM,” demikian bunyi surat pernyataan yang diterima Jumat (12/10).

Menurutnya, seminar kebangsaan ‘Kepemimpinan Era Milenial’ ternyata bukan merupakan kegiatan resmi BEM sebagai bagian civitas akademik Fakultas Peternakan UGM.

“BEM dan Fakultas Peternakan UGM tidak pernah mengeluarkan publikasi dalam bentuk apa pun (termasuk flyer yang telah beredar) sehingga informasi yang beredar bukan merupakan tanggung jawab dari BEM Fakultas Peternakan UGM,” ujarnya.

Acara tersebut ternyata tidak diselenggarakan oleh organisasi kemahasiswaan di bawah Fakultas Peternakan UGM.

“Maka kami membatalkan izin penggunaan Ruang Auditorium Fakultas Peternakan. Sehubungan dengan hal tersebut, kami dengan segala kerendahan hati memohon maaf atas ketidaknyamanan ini kepada pihak penyelenggara dan pihak-pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan kegiatan tersebut,” jelas Dekan dan Ketua BEM Fakultas Peternakan UGM.

Sebelumnya, panitia acara tersebut, Jibril Abdul Azis, menuturkan izin penggunaan gedung dicabut karena alasan keamanan. Mahasiswa semester 9 ini menuturkan, awalnya surat izin pengguaan ruang Auditorium Fakultas Peternakan tersebut keluar 11 Oktober 2018. Namun, di hari-H sekitar pukul 10.00 WIB, Azis mengaku pihaknya baru mendapat pemberitahuan jika izin tersebut dicabut oleh pihak Fakultas Peternakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here