Jasa Marga akan Rights Issue

Petugas Jasamarga melayani konsumen
224 Pemirsa

bidikdata.com Rapat Umum Pemegang Suara Luar Biasa (RUPSLB) PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyetujui rencana Peningkatan Modal Ditempatkan dan Modal Disetor Perseroan melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) I dengan penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau Rights Issue.

Dalam Rights Issue ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 491.465.665 (empat ratus sembilan puluh satu juta empat ratus enam puluh lima ribu enam ratus enam puluh lima) lembar saham baru dengan nilai nominal Rp 500,- per lembar saham.

Melalui Rights Issue, Perseroan akan melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sekitar Rp 1,8 Triliun, sebagaimana dimaksud dalam Peraturan No. 32/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

”Rinciannya Rp 1,25 Triliun dari PMN dan Rp 550 Miliar dari publik,” kata Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Mohammad Sofyan, Senin (29/8/2016).

Menurutnya, penambahan modal dari pelaksanaan HMETD pada PUT I akan memberikan tambahan modal bagi Perseroan dan menambah kapasitas Perseroan untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kemampuan Perseroan untuk menerima pembiayaan dari lembaga keuangan dan perbankan. Selain itu, penggunaan dana dari transaksi PUT I ini, seluruhnya diperkirakan akan digunakan Perseroan untuk mendukung pembangunan ruas-ruas jalan tol baru Perseroan.

Selain persetujuan rencana Rights Issue, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2016 kali ini juga memberhentikan dengan hormat Saudara Adityawarman dari jabatannya sebagai Direktur Utama dan memberhentikan dengan hormat Saudara Achiran Pandu Djajanto dari jabatannya sebagai Direktur Kepatuhan Manajemen dan Risiko. RUPSLB mengangkat Saudara Desi Arryani sebagai Direktur Utama, serta mengangkat Saudara Subakti Syukur sebagai Direktur Operasi II.

”Pembagian dan penetapan tanggung jawab serta ruang lingkup tugas untuk masing-masing Direktur diserahkan kepada Direktur Utama dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan Dewan Komisaris,” pungkasnya. (iman rosidi)