Kapolri Ajak Umat Bergandengan Tangan Jaga NKRI

0
124
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian Ajak Umat Bergandengan Tangan Jaga NKRI

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian, mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk bergandengan tangan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri silaturahim akbar Persis di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, di Bandung, Sabtu (24/2/18).

“Kita bersama-sama bergandengan tangan menjaga keutuhan NKRI yang kita cintai,” kata Tito.

Tito berharap melalui silaturahim ini tercipta keutuhan umat dalam kerangka NKRI agar tidak seperti di Uni Soviet dan Yugoslavia yang telah terpecah belah atau menjadi kisruh seperti di Timur Tengah.

Dalam kesempatan itu, Tito mengatakan bahwa organisasi keagamaan tak hanya berperan dalam merebut kemerdekaan semata, akan tetapi juga turut mengisi kemerdekaan dengan pendidikan dan dakwah.

Untuk menjalin sinergitas, Tito menuturkan akan memerintahkan anak buahnya untuk sama-sama bergandengan tangan bersama Persis maupun dengan organisasi keagamaan lainnya yang ada di Indonesia.

Hal ini juga diharapkan dapat menjadi upaya antisipatif terhadap ancaman keamanan yang menggunakan isu-isu agama.

“Tentunya Polri siap untuk bersama Persis untuk mengisi kemerdekaan ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Persis Aceng Zakaria. Menurutnya, silaturahim akbar ini menjadi momentum persatuan umat Islam di Indonesia, khususnya di internal Persis dalam menjaga silaturahim dan meningkatkan soliditas dakwah.

“Saya tegaskan tujuan ini memfasilitasi terjalinnya silaturahim langsung secara fisikal dan kolosal antara seluruh elemen jamiyah Persis, khususnya Jabar dan utusan daerah,” kata Aceng.

Silaturahim ini kata dia menjadi pengingat agar kasus-kasus penyerangan terhadap ulama tidak terulang. Lantas ia pun berharap kepada jajaran kepolisian agar dapat mengusut tuntas segala bentuk intimidasi terhadap ulama guna tercipta rasa aman dan nyaman.

“Kita bersyukur segala sesuatunya pasti ada hikmahnya. Terima kasih ke orang gila jadi momentum menjaga ulama. Polisi juga sekarang mengamankan pesantren kita siang dan malam,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here