Ketika Jokowi Cukur Rambut di luar Istana

18 Pemirsa

bidikdata.com| Ada pengalaman tak terlupakan dialami Bagas Gumilang, akhir pekan (14/1/2017) lalu. Barbershop miliknya mendadak didatangi Presiden Joko Widodo.

Jokowi yang datang ke barbershop milik Bagas, Hunky Dory, di Jalan Salak No 6, Bogor, saat itu tengah melayani pelanggan seperti biasa.

Bagas awalnya sudah mendapatkan selentingan kabar dari sejumlah pria berbaju batik yang belakangan dia ketahui merupakan rombongan Paspampres. Sekitar pukul 11.00 WIB, selain Paspampres ada juga anggota polisi yang memberitahukan bahwa Jokowi akan mencukur rambut di barbershop Hunky Dory.

Setengah jam kemudian, orang nomor satu di republik ini itu benar-benar datang ke barbershop milik Bagas. Mengenakan kemeja putih, Jokowi datang bersama putranya, Kaesang Pangarep.

“Mas Kaesang bawa kamera,” kata dia, hari ini (16/1/2017). Menurut Bagas, kamera itu dibawa Kaesang untuk kepentingan dokumentasi materi video blog miliknya.

Bagas mengaku beruntung, pelanggan yang ada saat itu, yang juga sudah diberitahu informasi akan datangnya Presiden, mau mengalah. Menurut Bagas, Paspampres memiliki protap untuk mensterilkan lokasi sekitar Presiden.

Bagas menceritakan, Jokowi begitu ramah dengan masyarakat di depan maupun di dalam barbershop.

“Bapak Jokowi menyapa dengan ramah, ‘selamat siang’ sambil senyum,” kata Bagas.

Hairstylist bernama Jumadi terpilih untuk mencukur rambut Jokowi. Mantan Gubernur DKI itu tak menyebut gaya rambut pilihan.

“Dirapihin saja,” kata Jokowi, kala itu.

Saat proses pencukuran, Bagas menanyakan ke Jokowi apakah dia memiliki preferensi lagu khusus untuk diputar. Jokowi meminta lagu Slank.

“Saya putarkan lagu ‘Terlalu Manis’,” ujar Bagas.

Bagas sangat kaget dengan kedatangan Jokowi. Usut punya usut, dia akhirnya mengetahui latar belakang kedatangan Jokowi di barbershop miliknya.

“Ternyata dari Mas Kaesang. Kebetulan Mas Kaesang follow akun Instagam kami. Tapi mas Kaesang sendiri juga belum pernah ke sini. Ini yang pertama kali,” ujar Bagas.

Bagas mengatakan barbershop miliknya biasa melayani pelanggan dengan rentang usia 17-35 tahun. Namun mayoritas yang ke sana adalah kalangan anak muda.

“Yang ke sini paling banyak anak muda,” kata Bagas. (KP)