Ketua MPR Larang Mahasiswa Demonstrasi di Pelantikan Presiden dan Wapres Terpilih

Ketua MPR Larang Mahasiswa Demonstrasi di Pelantikan Presiden dan Wapres Terpilih
Ketua MPR Larang Mahasiswa Demonstrasi di Pelantikan Presiden dan Wapres Terpilih
173 Pemirsa

Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan agar Mahasiswa mengurungkan niatnya untuk melakukan demonstrasi saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Sebab, kata dia sejumlah kepala negara akan diundang dalam pelantikan presiden dan wapres terpilih sehingga tak elok jika mahasiswa melakukan demonstrasi.

“Saya berharap kepada adik-adik mahasiswa untuk mengurungkan niat demo,” kata Bamsoet sapaan Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (8/10).

“Karena yang kita utamakan adalah nama naik bangsa,” sambungnya.

Bamsoet bahkan siap pasang badan untuk menjaga pelantikan Jokowi-Ma’ruf, hal itu sebagai pencegahan apabila ada upaya pelengseran.

“Ya saya tidak ingin ada upaya upaya suatu pemerintahan dilengserkan di tengah jalan ini, tidak baik bagi bangsa kita sendiri dan rakyat kita. Jadi harus kita pertahankan sampai akhir jabatan. Ini harus menjadi kesepakatan bangsa kita,” tegas dia.

Terkait revisi UU KPK yang menjadi landasan para pengunjuk rasa adalah salah alamat jika ditujukan ke DPR. Sebab Perppu adalah ranah pemerintah.

“Ya itu sudah menjadi domain daripada pemerintah manakala tanggal 17 presiden tidak tanda tangan maka otomatis undang-undang itu berlaku tempat satu satunya untuk melakukan judicial review adalah di MK. Jadi salah alamat kalau demonya ke DPR karena tugas DPR sudah selesai,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here