Komitmen Kerja Jokowi Selesaikan Proyek Infrastruktur Sampai Selesaikan Masalah Dengan Rapat Di Warung

197 Pemirsa

Bidikdata – Komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menuntaskan proyek-proyek strategis yang mampu mengangkat perekonomian bangsa tidak diragukan lagi. Beberapa proyek strategis dan pertama di Pulau besar Indonesia di luar Jawa seperti Kalimantan Dan Sumatera mulai menampakan hasilnya.

Pembangunan Tol Samarinda-Balikpapan ditargetkan selesai Desember 2018. Pembebasan lahan jalan bebas hambatan tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2017.

Direktur Sektor Jalan dan Jembatan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Max Antameng optimistis, jalan tol pertama di Kalimantan ini selesai pada akhir 2018.

Per 30 November 2017, kemajuan kumulatif pengadaan tanah Tol Balikpapan–Samarinda seluas 829,9 hektare (ha) telah mencapai 94,09 persen. Rinciannya, untuk Seksi I sepanjang 21,98 km bebas 100 persen, Seksi II sepanjang 30,05 km mencapai 87,57 persen, dan Seksi III sepanjang 18,20 km 97,26 persen.

Seksi IV sepanjang 17,15 km telah mencapai 91,10 persen dan Seksi V sepanjang 11,50 km telah mencapai 94,74 persen. Untuk proses pengadaan lahan yang tersisa sedang dalam tahap musyawarah warga dan konsinyasi di pengadilan yang diproyeksi akan selesai pada mnggu keempat Desember 2017.

Konstruksi Tol Samarinda-Balikpapan dilakukan secara paralel dengan proses pembebasan lahan. Per 30 November 2017, kemajuan konstruksi Seksi I sampai dengan Seksi V secara secara kumulatif 38,8 persen atau lebih tinggi dari rencana 38,3 persen.

Sementara itu  Jalan Tol Trans Sumatera ruas Tol Medan – Binjai seksi 1 segera rampung pada tahun 2018. Artinya, ruas tol ini bisa tersambung seluruhnya pada tahun 2018 mendatang.

Adapun seksi 1 dari ruas tol ini, diakhir 2017 lalu masih dalam proses pengadaan lahan pararel dengan pengadaan konstruksi. Apabila seksi 1 telah selesai, maka total panjang jalan Tol Medan-Binjai mencapai 16,72 kilometer.

Saat ini, perkembangan pembangunan ruas Tol Medan-Binjai menyisakan 3,3 kilometer yang masih menunggu proses pembebasan lahan. Tol sepanjang 3,3 km tersebut merupakan seksi Tanjung Mulia.

Sebagai informasi, ruas Tol Medan-Binjai dibangun oleh PT Hutama Karya (Persero). Adapun total investasi pembangunan ruas tol ini mencapai Rp1,6 triliun.

Pembangunannya sendiri sudah mulai sejak April 2015 lalu, serta diharapkan rampung seluruhnya pada Juli 2018 mendatang.

Seluruh komitmen pembangunan infrastruktur tersebut tentu harus senantiasa dikoordinasikan antar instansi dan kementerian dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi agar tidak ada kendalah yang berarti dalam proses pembangunannya.

Bilamana perlu diadakan rapat dadakan seperti yang digelar sesaat setelah menghadiri acara peresmian ruas tol Ngawi-Kertosono yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (29/3/2018).

Menteri Keuangan Sri Mulyani menggelar rapat di Depot Nasi Pecel 99 Madiun, Jawa Timur bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Mereka berkesempatan melakukan rapat bersama untuk mengetahui kondisi unit kantor vertikal masing masing.

Selain itu, Sri Mulyani juga mengakui bahwa dirinya juga akan menerima laporan mengenai apa saja yang telah dilakukan unit kantor Kementerian Keuangan di Jawa Timur.

Hal ini ia ungkapkan melalui akun Facebook pribadinya, Sri Mulyani Indrawati sebagai berikut:

“Karena waktu dan tempat saat ini sangat fleksibel dan dapat menyesuaikan dengan keadaan, rapat koordinasi bisa dilakukan di mana saja dalam waktu yang tersedia”, ujarnya.

Menambahkan, dirinya menyebut tagline kabinet era Jokowi,”Kerja bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Kerja, kerja, kerja.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here