Komplotan Teror Bom Panci Bandung Dibekuk Tim Densus 88

26 Pemirsa

bidikdata.com – Yongki alias YC (22) seorang terduga anggota komplotan teroris bom panci Agus Wiguna Cs tak dapat berkutik ketika Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri membekuknya.

Yongki ditangkap pada Senin, 17 Juli 2017 sore, di Kampung Sirnagalih, Desa Karya Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, yang bersangkutan diduga memiliki keterlibatan, bahkan berencana, mau melakukan amaliah atau tindakan teror.

Yusri menjelaskan, bahwa YC mengetahui perencanaan dan perakitan bom panci, yang akan diledakkan di tiga tempat oleh Agus Wiguna. Salah satunya rumah makan celengan di Astana Anyar, sebuah kafe di Jalan Braga, dan Gereja Buah Batu.

Motifnya, lanjut Yusri menambahkan mereka memerangi orang-orang yang bukan beragama Islam. Mereka adalah kelompok jaringan sel baru Jamaah Anshor Daulah (JAD) Bandung Agus Wiguna Cs. Bahkan komplotan tersebut akan menyerang Stadion GBLA, yang menjadi markas besar tim Persib Bandung.

Dengan tertangkapnya YC, menambah deretan daftar nama pelaku bom panci yang kini berjumlah enam orang. Mereka dalah AW, K, ASS, AR, dan RS.

“YC ini diduga, masih satu kelompok dengan kelima orang terduga yang kita amankan, dalam kasus ledakan bom panci Buahbatu,” ungkap Yusri.

Kerja keras tim Densus 88 terus membuahkan hasil. Karena itu perlunya kepedulian dari masyarakat untuk tetap membantu aparat dalam memberikan informasi sebagai upaya pencegahan dini gerakan terorisme di Indonesia.

Selain itu, perlu program disengagement yaitu pemutusan hubungan para mantan narapidana terorisme agar tidak kembali lagi ke jaringannya, yaitu melalui pengawasan dan penyaluran pekerjaan yang layak.

Sebagi langkah preventive, perlu dilakukan deradikalisasi terhadap kelompok-kelompok Islam radikal dan tahanan terorisme untuk dapat memahami ajaran Islam secara damai dan toleransi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here