KPK Bantah ada PSK Bersama Patrialis Akbar

Patrialis Akbar
18 Pemirsa

bidikdata.com| Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menegaskan tidak ada gratifikasi seks dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Patrialis Akbar. Dugaan tentang gratifikasi seks itu muncul ketika Patrialis ditangkap bersama seorang wanita dan beberapa orang lainnya di Mal Grand Indonesia.

“Gratifikasi seks tidak ada. Untuk sementara kami tidak mendapatkan informasi,” ucap Syarif, hari ini (26/1/2017).

Setelah itu, Syarif kembali menegaskan wanita yang diamankan itu tidak berhubungan dengan OTT yang dilakukan KPK. Ia juga menyebut tidak ada tindak pidana kesusilaan yang terjadi.

“Siapa wanita yang menemani Pak Patrialis. Karena tidak ada hubungannya dengan materi kasus, nggak perlu dijelasin. Ini kasus yang berhubungan dengan tindak pidana korupsi, tidak ada hubungan dengan tindak pidana kesusilaan, maka tidak perlu dijelaskan,” tegas Syarif.

Patrialis telah resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan permohonan uji materi Undang-Undang (UU) Peternakan dan Kesehatan Hewan. Patrialis menerima suap berupa USD 20 ribu dan SGD 200 ribu dari pengusaha bernama Basuki Hariman. Uang itu disampaikan melalui seorang perantara yang juga pengusaha bernama Kamaludin.

KPK pun menetapkan Patrialis dan Kamaludin sebagai penerima suap. Kemudian KPK juga menetapkan Basuki dan sekretarisnya, NG Feni, sebagai pemberi suap. (KP)