Ma’ruf Amin Bantah Menjadi Alat Politik Presiden Jokowi

Ma’ruf Amin Bantah Menjadi Alat Politik Presiden Jokowi
Ma’ruf Amin Bantah Menjadi Alat Politik Presiden Jokowi
24 Pemirsa

Cawapres nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin menegaskan apa yang selama ini ia dengar terkait anggapan bahwa Jokowi ‘memperalat’ dirinya sebagai ulama Nahdatul Ulama (NU) untuk kepentingan Pilpres 2019.

Ia mengatakan, tuduhan tersebut adalah kebangetan.

“Ada yang bilang Kiai Ma’ruf ini hanya sebagai ‘alat saja’, ini isu yang kejam,” kata Kiai Ma’ruf, di Ponpes Cipasung, Tasikmalaya, Senin (22/10/2018).

“Itu dikatakan Pak Jokowi memperalat saja. Masa Rais Aam bisa jadi alat? Kebangetan itu. Jangan didengar,” tegasnya di hadapan seribuan orang lebih peserta halaqah alim ulama dan silaturahmi pengasuh pondok pesantren se-Jawa Barat.

Ma’ruf juga menegaskan, bahwa dirinya adalah orang yang berpengalaman secara politik. Dirinya pernah duduk di legislatif. Pernah juga menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) selama beberapa tahun. Belakangan, dirinya berada di kursi Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Masa kita dianggap sebagai alat. Kebangetan itu. Makanya jangan didengar itu,” katanya lagi.

Ia mengatakan bahwa sebenarnya Jokowi bisa saja memilih cawapres dari kalangan lainnya. Bisa kelompok profesional, bisa kelompok politisi, bukan dari kalangan ulama. Akan tetapi lanjut dia, Jokowi justru memilih dirinya.

“Berarti Pak Jokowi mencintai ulama, mencintai santri,” ujarnya.

Menurutnya, menjadi cawapres atau wakil presiden di usia seperti dirinya bukan lagi soal sekedar kekuasaan. Namun bagaimana meninggalkan legacy yang baik bagi generasi muda Indonesia ke depan.

Bahkan, sebagai cawapres saja, Kiai Ma’ruf ingin agar kisah dirinya bisa menjadi inspirasi bagi para santri untuk tak melulu rendah diri, namun bersemangat tinggi untuk meraih cita-cita. Sebab sudah terbukti, santri bisa menjadi apapun.

“Santri bisa jadi apa saja. Bisa jadi wapres. Nah saya ini jadi cawapres,” jelas dia.

Oleh karena itu, ia mengajak agar santri berbesar hati dan bersemangat agar kelak para santri dan ulama bisa menjadi presiden seperti halnya almarhum Gus Dur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here