Ma’ruf Amin Bersilaturahmi dengan Kiai dan Santri di Sejumlah Tempat di Jatim

0
163
Ma'ruf Amin Bersilaturahmi dengan Kiai dan Santri di Sejumlah Tempat di Jatim
Ma'ruf Amin Bersilaturahmi dengan Kiai dan Santri di Sejumlah Tempat di Jatim

Calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin bersilaturahim dengan para kiai dan santri di sejumlah tempat di Jawa Timur. Disana, Mustasyar PBNU ini bersilaturahim ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Selasa (30/10).

Sebelumnya, saat tiba di pesantren yang didirikan tahun 1905 tersebut, Ma’ruf berziarah kepada pendirinya, yaitu KH Syamsul Arifin dan putranya, KHR As’ad Syamsul Arifin yang letaknya di samping masjid.

Kemudian, selepas berzairah Ma’ruf langsung menuju ke kediaman pengasuh saat ini, yaitu KHR Ach. Azaim Ibrahimy, kiai yang memiliki sekitar 15 ribu orang santri. Saat bertemu, Ra Azaim langsung mengalungkan sebuah sorban kepada Kiai Ma’ruf.

Setelah mengikuti peringatan Hari Santri di Gelora Delta Sidoarjo, ia berangkat ke Kota Malang, ke Pesantren Sabilur Rosyad. Disana ia menyempatkan diri membuka kitab kuning dengan para santri. Ma’ruf menjelaskan kitab Al-Muqtathafat li Ahlil Bidayat.

Saat bersilaturahim ke Pesantren An-Nur Kabupaten Malang, Ma’ruf bertemu ribuan santri dan memberi semangat bahwa santri bisa menjadi apa saja asal terus mengasah diri dan membaca ayat tertulis juga ayat tidak tertulis.

Tak hanya itu, Ma’ruf juga bertemu dengan para kiai muda atau gus dari 13 kota dan kabupaten Jawa Timur, khususnya gus se-Malang Raya.

Tanpa lelah, malam harinya, Kiai Ma’ruf bersilaturahim ke Pesantren Bustanul Ulum Jember. Lalu ke Pesantren Manbaul Ulul Bondowoso, keesokan harinya.

Perjalanan selanjutnya, Kiai Ma’ruf ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, langsung ke Banyuwangi.

Ia bertemu dengan sejumlah kiai dan santri di Pesantren Blokagung. Di Banyuwangi, ia berziarah ke makam Kiai Soleh Lateng, salah seorang pendiri NU.

Kegiatan tersebut bukan hanya sekedar silturahim biasa, namun Ma’ruf juga menghadiri pelantikan kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah Arus Baru Indonesia (ARBI) Jawa Timur di PP Mambaul Falah, Singojuruh.

ARBI merupakan organisasi masyarakat (ormas) yang bergerak untuk mengampanyekan pemikiran dari KH Maruf Amin.

Salah satu pemikiran ekonomi syariah yang ditawarkan oleh Maruf adalah antitesa dari sistem kapitalisme yang ada selama ini. Maruf akan meningkatkan capaian ekonomi yang telah dibangun pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

“Pembangunan infrastruktur yang digenjot oleh Pak Jokowi ini adalah upaya untuk membuka akses daerah. Sehingga pembangunan merata dan bisa mengembangkan daerahnya,” kata dia.

Selain itu, ketika berada di Rogojampi, Banyuwangi, Ma’ruf mengatakan kepada ratusan petani disana. Salah satu yang dikatakannya adalah para petani bisa menggarap tanah negara yang selama ini tidak dimanfaatkan.

Tak hanya itu, Ma’ruf juga mengatakan terus melanjutkan subsidi pupuk, termasuk bantuan benih berkualitas dari pemerintah serta pelatihan penanganan pascapanen.

“Jika hasil pertanian bagus maka Indonesia bukan lagi negara pengimpor tapi negara pengekspor. Kami punya bibit padi unggul dan rencananya akan diekspor ke Bangladesh,” jelas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here