Ma’ruf Amin Klarifikasi soal Video ‘Ahok Harus Kita Habisi’

Ma'ruf Amin Klarifikasi soal Video 'Ahok Harus Kita Habisi'
136 Pemirsa

Calon wakil presiden Ma’ruf Amin menanggapi video yang beredar di media sosial atas pernyatannya ‘Ahok Sumber Konflik dan Harus Dihabisi’.

Ma’ruf menegaskan, video itu telah dipotong sehingga menimbulkan persepsi lain. Ia menegaskan, saat itu ada upaya Jokowi dan Ahok untuk dikaitkan.

Awalnya, dia menceritakan, pernyataannya yang viral saat bertemu dengan para pemuka agama mengenai permintaan dukungan kepada Anies Baswedan menjadi calon presiden.

“Nah, sekarang saya buka saja, beberapa ustaz waktu itu minta ajak saya untuk dukung Anies sebagai calon presiden. Dia berkata, itu bisa berhasil, ketika Anies mengalahkan Ahok di Jakarta. Begitu,” ungkap Ma’ruf di Garut, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019).

Ma’ruf menjelaskan, ajakan untuk mendukung Anies menjadi calon presiden ditolaknya, jika mengacu Pilkada DKI Jakarta. Ma’ruf melanjutkan, kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sudah selesai secara hukum.

Lebih lanjut, Ma’ruf menyatakan bahwa Jokowi, yang kala itu sudah menyatakan maju sebagai Capres, memiliki perbedaan sikap dengan Ahok. Ia menilai Jokowi bukanlah menjadi sumber konflik di Indonesia.

“Jadi, kenapa saya mengatakan begitu, karena memang pak Jokowi mau disamakan dengan Ahok. Ya, gak bisa lah beda. Pak Jokowi bukan sumber konflik,” kata dia.

“Saya tak setuju, saya bilang, kalau Ahok itu, saya waktu itu menggunakan istilahnya itu apa namanya sumber konflik, terjadi konflik itu karena Ahok. Oleh karena itu tentu Ahok ya kita harus cegah kalau dia terus menjadi konflik akan bangsa ini berkonflik,” tambah dia menjelaskan.

Selain itu, Ma’ruf menegaskan bahwa video itu dalam kondisi tak utuh ketika di unggah ke media sosial. Ia menyatakan bahwa masyarakat akan mengerti konteks pembicaraannya apabila videonya di unggah secara utuh.

Ia menduga ada pihak tidak bertanggungjawab yang sengaja mengedit video tersebut dan memanfaatkannya untuk menjatuhkan citra Ma’ruf Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here