Masyarakat Diminta Tak Sebar Informasi Negatif Terkait Papua

Masyarakat Diminta Tak Sebar Informasi Negatif Terkait Papua
Masyarakat Diminta Tak Sebar Informasi Negatif Terkait Papua
205 Pemirsa

Kepala Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengimbau para pengungsi tidak menyebarkan informasi negatif terkait Papua.

Ia meminta semua pihak harus menjaga situasi pascakerusuhan Wamena 23 September lalu. Sebab saat ini suasana di sana berangsur kondusif.

Menurut dia, jika ada di antara para pengungsi mengalami insiden langsung saat kejadian, sebaiknya jangan menyebarkan informasi atau kabar yang bernada provokasi.

“Itu akan memunculkan sentimen baru dan dampak negatif lainnya,” kat Fritz, Senin (7/10/2019).

Pernyataan Fritz dibuktikan oleh tindakan perusahaan Facebook Inc yang mengumumkan penghapusan ratusan laman, grup dan akun Facebook yang dilakukan di empat negara, termasuk di Indonesia, pada Kamis (3/10).

Setidaknya ada 100 lebih akun yang getol menyebarkan informasi bernada provokasi terkait Papua.

Imbauan Frits Ramandey itu mendapat dukungan dari Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany. Tsamara khawatir ada informasi yang dipelintir dan memicu konflik lanjutan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya setiap ada berita-berita negatif yang mengarah kepada perpecahan Papua.

“Kita butuh suara-suara positif di berbagai media, bukan suara negatif yang justru memicu amarah,” kata dia.

Selain itu, Tsamara berharap aparat penegak hukum dan TNI menjamin keamanan disana. Mengingat, ketika kerusuhan terjadi semua daerah di sana terkena dampak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here