Menhan Usut Penjualan Amunisi Oleh Oknum TNI ke KKSB

Menhan Usut Penjualan Amunisi Oleh Oknum TNI ke KKSB
160 Pemirsa

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan akan mendalami dugaan oknum TNI yang menjual amunisi ke anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

Menhan juga menyatakan bakal memeriksa kasus tersebut secara detail agar tak menimbulkan fitnah.

“Ya sementara kan dia (oknum) ditangkap PM (Polisi Militer), setelah itu kita akan memperdalam. Tentu saya sebagai Menhan akan tahu sekecil-kecilnya, kemudian langkah apa yang akan dilakukan. Kita periksa betul secara akurat dan tidak meleset sehingga tidak ada fitnah,” jelas Ryamizard saat ditemui di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/8).

Kendati demikian Ryamizard enggan menjelaskan lebih jauh saat ditanya dugaan kebocoran penyimpanan senjata milik TNI.

Namun Menhan mengatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Kita dalami lagilah. Kalau saya omong ngawur nanti ceritanya ngawur juga. Yang jelas saya koordinasi terus dengan Panglima TNI, setiap harilah, dari pagi, siang, sampai tidur juga [koordinasi]. Enggak boleh putus,” katanya.

Sebelumnya, Kodim 1710 Mimika menyatakan ratusan amunisi yang dijual itu bukan berasal dari gudang amunisinya.

Dandim Mimika mengatakan telah membuat surat edaran dan pemberitahuan kepada semua komandan satuan TNI di wilayah garnizun Timika agar mewaspadai atau meningkatkan pengamanan gudang amunisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here