Modus Aliran Dana Kelompok Teroris Berubah-Ubah

Kepala PPATK Ki Agus Ahmad Badaruddin sebut Modus Aliran Dana Kelompok Teroris Berubah-Ubah
416 Pemirsa

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mengungkapkan modus aliran dana teroris.

Ia menilai, aliran dana itu diterima di luar negeri, dibagikan di luar negeri, baru dibawa ke Indonesia.

“Teroris sekarang bahkan tidak hanya menerima dari dalam negeri tapi juga terimanya di luar negeri nanti baru dibagikan dari sana atau dibawa, banyak teknisnya,” kata Badaruddin di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).

PPATK, menurut Badaruddin, sudah menutup sejumlah aliran dana yang diduga untuk kegiatan terorisme. Namun kata dia, belum sepenuhnya ditutup karena aliran itu aktif kembali dengan menggunakan nama yang berbeda.

“Yang dimatikan sudah banyak, tapi dia kan nggak mungkin mencantumkan nama (misalnya dari) JAD dengan jelas, jadi kadang-kadang ada yang sudah dimatikan tapi kemudian ada yang hidup lagi,” ujarnya.

Badaruddin menjelaskan bahwa modus aliran dananya masih terus mengalami perkembangan. Karena itu, pihaknya akan terus mendeteksi aliran dana yang mencurigakan.

“Yang namanya modus pencucian uang terus berkembang dan kita terus juga mempelajari dan lakukan upaya atasi. Yang penting kita terus semangat tidak boleh kalah dengan semangat teroris, jadi ayo kita sama-sama tidak boleh patah semangat, kalau kita tahu ya kita tutup,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here