MUI Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Penganiayaan Ustad

MUI Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Penganiayaan Ustad
MUI Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Penganiayaan Ustad
13 Pemirsa

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Prof M Hatta mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi terkait kasus penganiayaan ustaz Nursarianto dan mempercayakan penanganan itu kepada kepolisian.

“Saat ini Reskrim Polrestabes Medan, tengah memeriksa tersangka inisial N, yang telah menganiaya Ustadz Nursarianto,” kata Hatta, di Mapolrestabes Medan, Jumat (8/2/2019).

Hatta pun berharap, kasus penganiayan itu dapat segera ditangani dengan baik agar tidak memantik persoalan baru.

“Kita berharap agar pihak kepolisian dapat menangani kasus penganiayaan ini, dan menyelesaikan persoalan hukum dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Saat ini tersangka sedang diperiksa secara intensif oleh penyidik Polrestabes Medan.

Sebelumnya, personel Satreskrim Polrestabes Medan mengamankan seorang wanita inisial N, karena diduga menganiaya Ustadz Nursarianto, di Jalan Mandailing, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut terjadi, Kamis (7/2) dan ramai diperbincangkan di media sosial (medsos) setelah Nursarianto membagikan fotonya yang bersimbah darah lewat Facebook.

Ia menuliskan kejadian bermula ketika Nursarianto mengikuti rapat dengan guru di Madrasah Muhammadiyah, Jalan Mandailing Medan.

Usai rapat, Nursarianto melihat sejumlah murid dikejar anjing, kemudian ia mencoba membantu dengan menjumpai pemilik hewan peliharaan itu.

Namun, saat menjumpai pemilik hewan yang merupakan wanita, terjadi pertengkaran dan akhirnya penganiayaan terhadap Nursarianto yang mengakibatkan terluka wajah dibagian sebelah kanan.

Tidak terima atas kejadian tersebut, Nursarianto mencurahkan kejadian yang dialaminya lewat facebook. Tidak berapa lama kemudian, polisi mengamankan pelaku penganiayaan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here