Natalius Pigai Memakai Jurus Politik Jahat Demi Ambisinya

1.138 Pemirsa

Bidikdata – Muka Asli Natalius Pigai saat ini telah terbuka terang benderang, kalau dirinya adalah manusia ambisi jabatan hingga rela berbuat apa saja tanpa fakta.

Jika Presiden Jokowi melakukan terobosan pembangunan yang merata, lain halnya dengan Natalius Pigai yang sibuk mencari kesalahan apapun demi pencitraan dirinya dan menjatuhkan pemerintah.

Berikut pernyataan politik sesat Natalius Pigai yang mengemis dan menawarkan sesuatu yang membuat fitnah jahat serta mencari perhatian hingga ambisi panggung politik.

“Kalau Prabowo dukung saya, untuk menghancurkan Jokowi itu soal kecil, apalagi kalau saya menjadi gubernur. Tolong sampaikan kepada Bapak Prabowo. Jangan condong ke orang yang punya fulus atau orang lain karena melawan Jokowi itu bukan soal uang tetapi punya nyali menghancurkan citra Jokowi dan punya massa di Republik ini.”

Tanpa apa-apa saja, Jokowi sudah tersudut, semua jabatan ditawarkan: dubes, wakil kepala BIN, preskom, dirjen dan lainnya tetapi saya tolak.Itu salah satu pernyataan sesat dan dibawah ini politik yang tidak elegan dan melakukan pemerasan pencitraan.

Saya tahu, kasus-kasus HAM selama Jokowi pimpin negeri ini, beliau bisa diselidiki sebagai bagian dari tanggung jawab komando (commander responsibilities) dalam pelanggaran HAM besar. Hasil penyelidikan rutin Komnas HAM bisa diketahui untuk meminta pertanggungjawaban Jokowi, Ada juga dokumen hasil penyelidikan saya dan dokumen lainnya selama di Komnas HAM. Jokowi juga ketakutan, tapi Prabowo yang untung dan saya tidak mau bongkar dulu.

Hal-hal diatas membuat Natalius Pigai dijauhi oleh partai poitik hingga tak memiliki kendaraan untuk maju menjadi Gubernur Papua.Selain bersikap seperti pemeras, politik jahat, Natalius Pigai tak memiliki prospek apalagi visi membangun Papua.

Banyak hal-hal yang menistilahkan “Tong Kosong bunyi nyaringnya” dari mulut Natalius Pigai yang banyak tidak terbukti. Bahkan dibeberapa tayangan talkshow TV, Natalius Pigai selalu mengepepankan bukti katanya dan Whatsapp tanpa pernah sekalipun menguak fakta-fakta dengan cara turun sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here