Obrak-Abrik Basis Prabowo di Sumatra Utara

Obrak-Abrik Basis Prabowo di Sumatra Utara
33 Pemirsa

Tiga hari kunjungan calon wakil presiden Ma’ruf Amin di Sumatera Utara membawa hasil menggembirakan. Gerilya politik Ma’ruf di basis suara calon presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 itu mampu membuat masyarakat beralih dukungan. Penyebabnya sederhana, masyarakat mulai mengerti mana berita yang bohong dan yang benar.

Pada Pilpres 2014, Prabowo menang di 13 wilayah Sumut, yang mayoritas bagian selatan. Di antaranya, Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Tanjung Balai, Labuhan Batu, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.

Ma’ruf memulai safari politik di Medan, kemudian lanjut ke Sumut bagian selatan, seperti Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Padang Lawas Utara.

“Saya kira ini, pertama saya menganggap perjalanan safari politik saya di Sumatera Utara sukses. Terutama di daerah Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padangsidempuan, Padang Lawas Utara, ini sukses,” ucap Ma’ruf di Mandailing Natal, Sumut, Senin (11/3/2019).

Salah satu indikatornya, masih kata dia, adalah respons masyarakat yang hadir di dalam acaranya. Apalagi, kata dia, sudah banyak yang memberikan dukungan.

“Semangat masyarakatnya kuat sekali, dukungannya kuat sekali, apalagi di sini, di Mandailing Natal cukup besar. Karena itu saya optimis elektabilitas 01 Jokowi-Ma’ruf Amin akan mengubah situasi di daerah Sumatera Utara bagian Selatan,” jelas Ma’ruf.

Dia menuturkan, elektabilitasnya kini sudah mengejar bahkan menyaingi Prabowo. Dirinya menjelaskan, salah satu alasan padfa Pilpres 2014 Jokowi kalah karena isu-isu yang tidak benar beredar.

“Isu-isu yang menyudutkan Pak Jokowi itu kita netralisir bahwa isu itu tidak benar. Karena itu mereka mulai menyadari. Kita katakan itu tidak benar semua,” ungkap Ma’ruf.

Dengan menetralisir isu tak benar tersebut, masyarakat perlahan-lahan mulai berputar suaranya. Dari yang awalnya mendukung Prabowo, kini ke Jokowi.

“Ketika mereka tahu bahwa itu tidak benar, maka kemudian mereka bergeser. Ketika di sini ada saya, mereka semakin merapat ke 01. Itu yang kita harapkan bahwa elektabilitasnya akan berubah dan menjadi menguat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here