OJK Sebut Investor Semakin Percaya Terhadap Pasar Keuangan RI

OJK Sebut Investor Semakin Percaya Terhadap Pasar Keuangan RI
OJK Sebut Investor Semakin Percaya Terhadap Pasar Keuangan RI
240 Pemirsa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memantau kepercayaan investor terhadap pasar RI mulai meningkat. Sebelumnya, pada semester I tahun 2018 kondisi pasar saham terhadap investasi atau pembelian asing masih net sell sementara pada semester II sudah terjadi net buy.

“OJK memonitor bagaimana perkembangan confidence investor terhadap market kita, saat ini sudah mulai meningkat,” kata Wakil Ketua Komisioner OJK, Nurhaida di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (16/11).

Nurhaida mengharapkan Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang meliputi perluasan fasilitas tax holiday, relaksasi daftar negatif investasi dan pengendalian devisa, akan lebih meningkatkan kepercayaan dan meningkatkan masuknya investor ke Indonesia.

Masuknya investasi asing ke Indonesia bisa berupa foreign direct investment (investasi asing langsung) atau investasi portofolio. “Kalau portofolio investment, ini kita bicara mengenai sektor jasa keuangan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan beberapa industri yang menerima fasiltas tax holiday maupun DNI merupakan perusahaan yang ada dalam pasar modal Indonesia.

“Seperti industri kimia dasar, kemudian juga ada baja dan steel, ini adalah perusahaan perusahaan yang sebetulnya terbuka jadinya banyak dimasuki pemodal dari luar,” kata Nurhaida.

Sementara itu, pasar modal Indonesia dalam waktu dekat akan memecahkan rekor baru lagi dalam hal pertumbuhan jumlah investor baru pada tahun ini.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), per Jumat, 16 November2018, jumlah investor baru akan mencapai 200.000 Single Investor Identification (SID).

Pertumbuhan jumlah investor baru mencapai 200.000 SID sebelumnya tidak pernah terjadi.

“Mungkin hari ini sudah segitu, tapi datanya nanti keluar hari Senin,” kata Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi di Solo, Jumat (16/11).

“Pertumbuhan lebih cepat di kalangan usia muda bahkan di bawah usia 35 tahun sudah jadi mayoritas,” tambah dia.

Tingginya jumlah investor baru itu terlihat dari penambahan jumlah investor per bulannya. BEI mencatat pada Agustus 2018 ada tambahan 23 ribuan investor baru, September 2018 sebanyak 29 ribuan investor baru dan Oktober mencapai 30 ribuan investor baru.

BEI juga mencatat jumlah investor saham hingga kemarin secara keseluruhan sudah mencapai 827 ribuan SID.

OJK juga memberikan target pertumbuhan jumlah investor yang aktif bertransaksi setiap bulannya sebesar 25% secara year on year (yoy). Namun target itu juga telah terlampaui.

“Per hari ini pertumbuhan investor aktif per bulan sudah 27%. Tahun lalu itu investor aktif sebanyak 98.718 investor. Per hari ini sudah 125.500 investor yang bertransaksi setiap bulannya,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here