Papua Dicintai, Papua Milik NKRI

Papua Dicintai, Papua Milik NKRI
Papua Dicintai, Papua Milik NKRI
138 Pemirsa

Tanah Papua kini sudah mengalami kemajuan yang luar biasa. Hal itu berkat pembangunan infrastruktur yang massif dilakukan selama lima tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Tak hanya pembangunan, Jokowi bahkan mengeluarkan banyak reguluasi diantaranya membuat program BBM Satu Harga agar masyarakat di Bumi Cendrawasih itu dapat membeli BBM yang sama seperti di daerah-daerah lain di Indonesia.

Tak hanya itu, pemerintah melalui PLN juga turut menerangi Papua dengan program Papua Terang. Sehingga anak-anak di bagian wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) dapat merasakan kemudahan energi listrik yang tentu berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

Kemajuan tersebut seharusnya diapresiasi oleh setiap putra-putri Papua. Sebagai bentuk apresiasi diantaranya tidak turut terprovokasi oleh ajakan pihak luar maupun asing yang ingin memisahkan Papua dari NKRI.

Sebagai wujud kecintaan rakyat Indonesia, sejumlah generasi muda dan orang tua dri berbagai elemen dan budaya turut menymapiakan dan kecintaannya terhadap Papua.

Mahasiswa dari King Saud university, Arab Saudi, Muhammad Adnan menyampaikan pulau Papua bagian dari bangsa Indonesia NKRI, “Saya cinta Papua, cinta Indonesia.”

Sementara mahasiswi dari universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, Laiyana Izzatin mengatakan bahwa Papua tetap menjadi bagian dari Indonesia.

Dari belahan wilayah di Indonesia juga tak mau ketinggalan menyuarakan bahwa Papua adalah bagian dari NKRI. Mereka diantaranya dari Jawa, Medan, Lombok, Jakarta, Mandar, dll.

Saya orang Indonesia cinta Papua.”

saya Jawa saya cinta Papua.”

Kita Bersaudara kita cinta Indonesia.”

Papua adalah bagian sah dari Indonesia yang tak bisa diganggu gugat. Meskipun berbeda-beda, namun tetap bersaudara dan satu dalam Indonesia.

Semua masyarakat dari berbagai suku dan agama serta daerah meyakini Papua adalah bagian dari Indonesia. Papua milik Indonesia dan Orang Papua saudara sebangsa dalam NKRI.

Papua milik Indonesia.”

Hidup di Papua sudah sangat nyaman karena berbagai pembangunan pesat yang dilakukan Pemerintah terus dan akan dilakukan seperti jembatan Holtekamp, Stadion Papua Bangkit dan pembangunan berbagai Bandara di Papua.

Papua pun memiliki keindahan alam, etnik dan budaya serta kekayaan flora dan fauna. Oleh karena itu, sudah sepantasnya warga asing mengakui dan meyakini bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia.

Di tengah pesatnya kemajuan Papua, justru ada saja pihak-pihak yang ingin merusaknya dengan berbagai cara. Mulai dari hoaks, menciptakan opini sesat di masyarakat

Oleh karena itu, seluruh pihak termasuk warga asli Papua harus mendukung Papua menjadi bagian tak terpisahkan dari NKRI serta menolak asing yang bersama-sama dengan kelompok separatis. Lebih tepatnya,  Papua sudah jauh berkembang serta maju di era kepemimpinan Presiden Jokowi.

Tak hanya orang Indonesia yang mengutuk berbagai kekejaman dan upaya porovokasi kelompok separatis Papua, aktivis asing juga mengkritik keras penggunaan tentara-tentara anak di bawah umur untuk perjuangan kemerdekaan Papua dan menentang terhadap dukungan pemerintah Inggris serta khususnya Dewan Kota Oxford yang memberikan penghargaan kepada kelompok separatis, Benny Wenda.

Benny adalah pemimpin Serikat Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP). Dia pernah kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Abepura pada 2002, mengajukan suaka ke Inggris dan akhirnya dikabulkan setahun sesudahnya. Dia menjadi warga negara Inggris dan hidup di Oxford bersama keluarganya.

ULMWP telah melakukan penyalahgunaan anak-anak untuk tujuan politiknya. Hal tersebut harus dilawan agar anak-anak Papua dapat hidup layak menikmati pendidikan dan kemajuan Tanah Papua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here