Partai Berkarya Sebut Prabowo Keliru Soal Pembangunan Orde Baru

Partai Berkarya Sebut Prabowo Keliru Soal Pembangunan Orde Baru
Partai Berkarya Sebut Prabowo Keliru Soal Pembangunan Orde Baru
171 Pemirsa

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut bahwa pembangunan Indonesia sudah keliru sejak masa Orde Baru yang dipimpin Soeharto. Prabowo mengatakan, hal itu disebabkan oleh para elite yang tidak berguna dan gagal mengelola bangsa.

Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang tidak sependapat dengan pernyataan Prabowo. Justru kata Badar yang keliru adalah ketika konsep pembangunan ala Soeharto sudah tidak diterapkan saat ini.

“Yang keliru, wacana trilogi pembangunan tidak dilanjutkan,” kata Badar seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (7/2).

Meski partainya termasuk koalisi pengusung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019, Badar mengaku, tidak ada masalah jika pihaknya berbeda pendapat dengan capres yang sedang didukung.

“Setiap orang kan, punya sudut pandang berbeda,” ucapnya.

Perbedaan pendapat itu seolah menunjukkan adanya ketidakkompakan visi dan misi serta pemikiran antara partai pengusung dengan Capres yang diusung. Jika Prabowo terpilih, maka akan banyak kepentingan partai koalisi pengusung Prabowo-Sandiaga yang bisa jadi tidak sejalan dengan Prabowo.

Sebelumnya Prabowo menyebut arah pembangunan Indonesia sudah keliru sejak era Orde Baru. Dia mengklaim telah lama memperhatikan hal itu.

“Dari saya masih di dalam Orde Baru, saya sudah melihat arah perkembangan, arah pembangunan Indonesia, arahnya sebetulnya menuju arah yang keliru,” kata Prabowo di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2).

Kekeliruan yang ada itu, kata Prabowo, akibat para elite yang gagal mengelola negara. Konsekuensi yang terjadi yakni pembangunan Indonesia menuju ke arah yang tidak semestinya.

“Kekeliruannya adalah bahwa elite bangsa Indonesia ini, elite ini, elite yang tak ada gunanya, elite ini gagal, gagal memberi arah kepada bangsa, gagal untuk mengelola bangsa ini,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here