Pembangunan Tol Memperlancar Transportasi dan Menurunkan Biaya Logistik

Pembangunan Tol Memperlancar Transportasi dan Menurunkan Biaya Logistik
Pembangunan Tol Memperlancar Transportasi dan Menurunkan Biaya Logistik
82 Pemirsa

Kubu Prabowo-Sandi kerap mengkritisi pembangunan yang dilakukan Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Bahkan setiap pembangunan infrastruktur yang dikerjakan dari mulai perencanaan hingga pelaksanaannya pun tak surut diperdebatkan.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara bahkan mengkritik pembangunan Tol Trans Jawa yang disebutnya tidak memberikan efek positif ke perekonomian.

Kritik tersebut langsung ditanggapi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan, tol justru menjadi salah satu sumber pembangunan nasional.

Bambang mengungkapkan bahwa keberadaan jalan tol menjadi fasilitas mempercepat pengangkutan barang logistik ke daerah-daerah seluruh Indonesia.

“Saya melihat jalan tol sebagai sumber pertumbuhan ekonomi karena dengan adanya jalan tol kelancaran transportasi menjadi lebih baik biaya logistik bisa turun. Nah, tentunya kita tidak bisa tergantung kepada jalan arteri,” ungkapnya di Kantor Bappenas, Jakarta, Jumat (8/2/2019).

Menurutnya, sebelum jalan tol ada, biaya logistik cukup mahal. Alasannya, melewati jalan arteri juga membuat biaya yang dikeluarkan oleh pengendara lebih besar serta jarak tempuh yang cukup lama.

“Karena kalau kita menggunakan jalur arteri nanti biayanya tinggi sekali,” ujarnya.

Bambang menambahkan, tanpa jalan tol biaya perawatan jalan arteri membutuhkan biaya yang lebih besar. Oleh karena itu tidak bisa dipungkiri, dengan keberadaan Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau maka harus menyediakan jalan tol untuk melancarkan arus pengangkutan barang.

“Problemnya itu akan menimbulkan beban biaya ke pemerintah karena setiap tahun jalan tersebut akan rusak dilewati truk-truk besar sehingga akhirnya harus ada biaya perbaikan yang mungkin kita tidak pernah sadar bahwa itu ada porsi besar dalam anggaran untuk pembangunan jalan di Indonesia yang dihabiskan untuk maintenance,” jelas Bambang.

Sehingga kritik yang dilontarkan BPN Prabowo-Sandi jelas keliru, sebab setiap pembangunan akan selalu memberikan efek posisitf pada pertumbuhan ekonomi dan pastinya dengan infrsatruktur akan semakin memperlancar lalu lintas dan mempercepat jarak tempuh menuju antar wilayah di seluruh NKRI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here