Pemerintah Wujudkan Keadilan Ekonomi yang Sesuai dengan Kerakyatan

0
49

Bidikdata – Sejak awal pemrintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla fokus membangun ekonomi yang berazaskan kerakyatan. Berbagai program kebijakan tentunya sudah diwujudkan melalui langkah nyata.

Diantaranya, pemerintah mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendorong ekonomi kerakyatan. Mulai dari pemberian bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) rendah hingga pengurangan pajak bagi UMKM.

Dalam empat tahun terakhir ini, pemerintah terus memangkas suku bunga KUR dari yang awalnya 22 persen, saat ini sudah diturunkan menjadi hanya tujuh persen.

Selain itu, Pajak Penghasilan (PPh) final bagi UMKM turut dipangkas dari satu persen menjadi 0,5 persen.

“Agar UMKM dapat lebih cepat naik kelas, sehingga yang kecil menjadi menengah, yang menengah menjadi besar, menjadi pengusaha-pengusaha nasional yang kuat dan tangguh,” kata Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Bagi usaha ultra mikro dan sekaligus sebagai pemberdayaan ekonomi ummat, Pemerintah menggencarkan pembentukan lembaga keuangan Bank Wakaf Mikro. Sebagai salah satu solusi yang diperlukan, untuk mendukung usaha produktif yang dilakukan ummat dan masyarakat bawah.

Pemerintah, lanjut Jokowi menjelaskan juga melakukan revitalisasi pasar-pasar rakyat agar bisa bersaing dengan pasar-pasar modern dan menjadi wadah bagi UMKM dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Tak hanya itu saja, terobosan lain yang juga dilakukan oleh pemerintah adalah dengan peningkatan jumlah Dana Desa yang sejak 2015-2018 total alokasi-nya sudah mencapai Rp187,65 triliun.

Dana Desa, lanjut Jokowi, difokuskan untuk perbaikan pelayanan infrastruktur dasar bagi warga desa serta meningkatkan ekonomi produktif yang digerakan oleh Badan Usaha Milik Desa dan pelaku UMKM di desa.

“Sehingga Dana Desa bisa menjadi stimulus untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa, maupun dalam upaya mengatasi kemiskinan di pedesaan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here