Polisi Amankan Terduga Simpatisan ISIS di Sorong

ilustrasi
6 Pemirsa

bidikdata.com – Satuan Reskrim dan Intelkam Polres Sorong Kota, Papua Barat mengamankan terduga simpatisan pendukung kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) berinisial BA (20), Minggu (9/7/17) sekitar pukul 20.00 WIT.

Tempat kos pelaku pun tak luput di geledah aparat. Polisi mengamankan buku yang berjudul “5 Khalifah Kebanggaan Islam” karangan Syaikh Khalid Muhammad Khalid, Koreksi Ulang Syaikh Al Bani” karangan Abdul Basith Bin Yusuf Al Gharib, “Memburu Doa Rasululah” karangan Taufiq Umar Sayyidi, dan satu unit ponsel yang digunakan pelaku untuk mengunggah rekaman video di YouTube.

Saat dikonfirmasi seusai HUT Bayangkara ke 71, Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Martuani Sormin membenarkan penangkapan tersebut.

BA yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman RT 04/RT 01, Kelurahan Malabutor, Distrik Sorong Manoi, merupakan karyawan salah satu hotel di Kota Sorong.

“BA ini diamankan karena telah mengimbau akan kesetiannya dan dukungan terhadap ISIS,” jelasnya.

Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami kasus tersebut.

Martuani mengimbau seluruh masyarakat yang ada di Papua Barat agar tetap menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta tidak terpengaruh dengan ajaran-ajaran ISIS yang tak lain ingin menegakan khalifah di negeri ini.

“Kekhalifahan itu salah dan akan menihilkan Indonesia sehingga kita tetap harus patuh pada NKRI,” tegasnya.

Pemerintah terus mewaspadai pengaruh dan perkembangan ISIS agar tidak muncul masalah baru, termasuk potensi konfliknya di Indonesia

ISIS sudah menjadi gerakan global dengan tujuan yang bertentangan dengan Pancasila dan merugikan bahkan mendiskreditkan umat Islam dimanapun juga, karena gerakan ISIS tidaklah sejalan dengan ajaran Islam.

Gerakan ISIS sendiri menghalalkan kekerasan sebagai bentuk penegakan ideologi. Sementara Islam tidak pernah membenarkan kekerasan itu terjadi, karena sejatinya Islam adalah rahmatan lil alamin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here