Polisi Imbau Warga Tak Gelar Demontrasi Terkait Pemeriksaan Slamet Maarif

0
18
Polisi Imbau Warga Tak Gelar Demontrasi Terkait Pemeriksaan Slamet Maarif
Polisi Imbau Warga Tak Gelar Demontrasi Terkait Pemeriksaan Slamet Maarif

Kepolisian mengimbau masyarakat tidak melakukan demonstrasi terkait pemeriksaan Ketua Presidium Alumni 212 (PA 212), Slamet Maarif pada Senin (18/2) mendatang yang bertempat di Mapolda Jawa Tengah.

“Di Polda saja, agar kota Solo kondusif dan aman lah. Kemarin Kapolresta Solo minta dan kita setujui tarik ke Polda. Senin juga nanti di Polda”, tegas Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Condro Kirono.

Slamet Maarif dijadikan tersangka atas dugaan kasus pelanggaran kampanye seiring aksi dan orasinya di acara Tabligh Akbar Alumni 212 se-Solo Raya pada Minggu (13/1). Slamet disangka melanggar pasal 280 Undang-Undang Pemilu karena melakukan kampanye di luar jadwal yang ditentukan KPU, KPU Provinsi, KPU Kab/Kota.

Sementara Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono mengimbau agar tidak ada pengerahan massa saat proses pemeriksaan terhadap Slamet Maarif karena dikhawatirkan memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

“Tidak perlu membawa pendukung atau massa, tentunya nanti jangan sampai menimbulkan pemicu gangguan kamtibmas,” kata Syahar di Mabes Polri.

Adapun materi pemeriksaan terhadap Slamet, berkaitan dengan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukannya. Hal itu disebutnya sesuai dengan hasil rekomendasi Bawaslu.

“(Materi pemeriksaan) sesuai dengan sangkaan dugaan pelanggarannya,” ujarnya.

Lebih dari itu, Syahar menegaskan bahwa proses hukum yang saat ini dijalani oleh Slamet sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Jadi tidak sekonyong-konyong penyidik menetapkan tersangka, tidak, dan semua bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” tutur Syahar.

Meski demikian, kepolisian mempersilakan kepada pihak Slamet jika ingin mengajukan keberatan atas penetapan status tersangka tersebut.

“Monggo silakan juga untuk dilakukan keberatan itu, sesuai mekanisme hukum juga,” ucapnya.

Pemeriksaan terhadap Slamet mulanya dijadwalkan pada Rabu (13/2) hari ini, namun Slamet meminta penjadwalan ulang. Pemeriksaan pun akhirnya dijadwalkan pada Senin (18/2) mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here