Polri Imbau Masyarakat Tidak Menggelar Aksi di MK

Polri Imbau Masyarakat Tidak Menggelar Aksi di MK
Polri Imbau Masyarakat Tidak Menggelar Aksi di MK
147 Pemirsa

Beredar selebaran kegiatan halalbihalal akbar pada 25 hingga 28 Juni 2019, terkait putusan sidang Mahakamah Konstitusi (MK).

Terkait agenda tersebut Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengaku belum mengetahui rencana tersebut.

“Belum ada info. Sampai dengan hari ini belum ada info dari Polda Metro Jaya,” Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi
Prasetyo, Senin (24/6/2019).

Kendati demikian, Mabes Polri mengimbau semua unsur masyarakat tidak melakukan aksi unjuk rasa ketika sidang putusan Perselisihan
Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 oleh MK pada Kamis 27 Juni.

“Agar tidak melakukan mobilisasi massa pada tanggal 26, 27, 28 maupun pasca-29 (Juni), Mabes Polri juga sudah menyampaikan untuk
di area Gedung MK itu adalah steril. Tidak boleh ada kegiatan massa di sana. Demo di sana tidak boleh,” tegas Dedi.

Polri, lanjut Dedi menyarankan masyarakat yang ingin mengetahui hasil keputusan sidang MK cukup menyaksikan melalui siaran
televisi di rumah masing-masing, sehingga tidak perlu turun ke jalan.

“Masyarakat juga bisa langsung melihat perkembangannya karena itu disiarkan langsung oleh seluruh media TV, bisa langsung di
rumah,” ujarnya.

Meski demikian, Polri akan meningkatkan pengamanan di sekitar gedung MK pada hari pembacaan putusan dengan melibatkan 47 ribu
lebih personil gabungan dari Polri dan TNI serta satuan dari Pemprov DKI Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here